,

Surat Terkasih Untuk COVID-19


Surat Terkasih padamu Corona

Oleh Veronica


Tidak ada yang muncul
Tiba-tiba datangmu membuat gaduh seenaknya menyebar ke sana-ke mari
Membuat panik semua negeri
Ribuan korban telah melayang
Kau tak peduli ketakutan selalu menghampiri bersama
Ratusan kabar palsu yang membuat ngeri

Coronaku Sayang
Bisakah engkau berdiam diri sebentar saja
Karna masih banyak kerakusan datang di sini
Oknum-oknum pembenci damai seang berpesta menyambutmu
Menjadikan engkau sebagai santapan manis untuk membuka emosi

Coronaku Sayang
di sini sudah banyak hati yang mati
Mencari celah hanya untuk sebuah eksistensi
Aku tak tau kenpa jadi begini
Bukankah datangmu membuat warga bumi bermusahabah diri?

Mengenang laku agar memperbaiki

Coronaku Sayang
Milyaran insan berebut tuk menghindari
Rela pontang-panting
Tak mau tersentuh olehmu

Tapi, Coronaku Sayang
Ribuan, bahkan jutaan kaum tak berduit hanya diam
Memeriksakan pada orang yang ahli saja tak berani
Terlalu beresiko!

Tabungan mereka sebatas untuk modal hidup
Rerempahan sulit pula dihidangkan
Bukankah ini kemalangan?

Coronaku ...
Mari kita berdamai
Biarkan warga bumi menyadari dan sadar empati
Coronaku aku tak menyalahkanmu
Ini hanya sebuah kebetulan, untuk menyadarkan akan hati untuk lebih bersih


        Untuk kita semua yang sedang berjuang. Bersama kita belajar lebih berempati. Bukan hanya memikirkan diri sendiri karna kita hidup di Bumi. Sahabatku, jadilah kita yang bisa menjadikan pelajaran atas semua musibah ini. Marilah kita belajar untuk menjaga diri. Kita semua berhak untuk melanjutkan hidup. Jangan sampai egois karna kita ini bukan makhluk sendiri, kita adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan orang lain. Buat kalian yang sedang menimbun masker, memakai apd seeanak jidat. Hayo sekarang lebih sadar, ada yang lebih membutuhkan. Para garda depan kita bersusah payah untuk menjaga kita semua agar terhindar dari virus ini.

Jangan lupa cuci tangan setiap sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. Kita bisa melewatinya,

CAYOOO!!
Continue reading Surat Terkasih Untuk COVID-19
,

Organisasi Tidak butuh Keakuan tapi Kebersamaan




Bukan Aku tapi Kita
Oleh vero

Bukan aku tapi kita jika kita membahas tentang organisasi, karena pada dasarnya organisasi banyak orang yang mempunyai tujuan sama dan komitmen yang sama. Dalam organisasi butuh adanya part-part tertentu yang bagiannya saling menguatkan satu sama lain. Kita tak bisa membuatnya ke-Akuan dalam organisasi jika tak ingin organisasi itu kerdil. Kenapa kerdil? Ya organisasi itu tak berkembang, karena kita mengaku aku untuk menentukan segalanya tanpa melihat, mendengar dari orang lain. Kita menjudge diri kita sendiri yang harus mengaturnya, kita membuat orang lain tunduk pada kita tanpa berkomentar apapun. Sedangkan itu tidak mungkin, kita ini manusia homo homini lupus yang saling membutuhkan satu sama lain. Berkerja sama dan membangun sebuat pondasi kuat demi organisasi.

Seperti halnya di IPNU IPPNU dimana ia adalah organisasi besar yang berada di seluruh nusantara ini. IPNU IPPNU merupakan perwujudan wadah bagi para pelajar NU untuk menguatkan para pemudanya tetap pada dasar Ahlu Sunnah Wal Jamaah dengan bermadzhabkan 4 madzhab yakni Imam Syafii, Hambali, Hanfi, dan Maliki. Kita yang saat ini sedang bernaung disini seharusnya bisa merapatkan barisan kita, kita kuatkan pondasi kita, kita hilangkan ke-Akuan kita, mari kita kita kerja sama satu sama lain menjadikan organisasi ini besar dan ber,manfaat bagi orang lain, mari kita kerjakan bagian tugas- tugas kita akan organisasi ini berjalan dengan semestinya.

Continue reading Organisasi Tidak butuh Keakuan tapi Kebersamaan
, ,

Sirius Part 2.4


Cerita sebelumnya ...

“Benar-benar most wanted punya pengaruh, ya?” sindir Bintang
“Nggak usah diliat, lo fokus jalan aja,” jawab Angkasa.

Meski sebal dan dongkol menyerang uneg-uneg Bintang, dia hanya menurut saja. Bagaimana tidak ia terlalu lemah untuk meladeni perdebatan yang tidak berguna ini. Angkasa lawan debat pasti tidak mau kalah dan akan terus mengoceh mengenai hal ini itu yang membuatnya semakin jengkel saja.
Dasar kutukupret sok dingin! Umpat Bintang dalam hati.
Tangannya menggenggam erat ingin sekali ia meninju kepala Angkasa. Sayangnya Bintang urungkan melakukan hal yang nggak masuk akal itu. Orang masih sakit masa mau menyerang orang sehat. Pastinya ia bakal kalah. Gengsi dong! Di perjalanan mereka hanya berdiam tak mengucapkan sepatah kata pun. Buang-buang tenaga.
“Mana kunci mobil, lu?” tanya Angkasa, setiba kaki mereka di area parkir.
“Noh! Di tas gue, cari aja sendiri!” ujar Bintang tak acuh.
Continue reading Sirius Part 2.4
, ,

SIRIUS Part 2.3







Mungkin menghadapi kenangan adalah pilihan terbaik, dari pada memaksanya untuk di kubur. Itu membuatmu semakin tercekik saja.


"Ayo! Hajar! Tendang! Tinju!" teriak Bulan penuh semangatnya.
"Bul! Ini bukan ARENA TINJU" gedek sudah Trea. Semua penonton melihat mereka dengan tatapan tanda tanya.
Trea hanya mengumpat dalam hatinya. Benar-benar Bulan bego!
Tidak sampai hati Trea berpikir kenapa memiliki teman yang sangat absurd ini. Seharusnya ia sudah musnahkan ke dasar Bumi. Mau dikata apa lagi mereka sudah bersahabat sejak SD.
Continue reading SIRIUS Part 2.3
, ,

7 Wejangan Ustad ini Perlu ditaati




7 NASEHAT USTAZ UNTUK PARA SANTRI



Ini tentang nasehat-nasehat seorang ustaz yang diberikan untuk santri. semoga agar memotivasi kalian untuk lebih baik. Bismillah, aku akan jabarkan satu per satu.
Yang pertama

“Santri kui lek kitab’e dimaknai luwih apik timbang ora ono maknae.
Santri kui lek kitab’e diharakati luwih apik timbang ora ono harokate.”
Jadi sebagai santri sebisa mungkin mengisi kitabnya meskipun itu hanya bisa diharokati setiap lafadznya. Karena apa suatu saat ketika kamu membuka kitab, kamu bisa membaca kitabmu sendiri. Lucu sekali jika kamu tak bisa membaca kitabnya sendiri. Sebab pula ada klanya kita ingin mengulang pelajaran yang ada di pondok. Masih ingatkan kata Al Gozali, “Ikatlah ilmu dengan tulisan.” Ini juga masih bisa dikaitkan dengan belajar dengan memaknai kitabmu, mengharokati, dan menjaga kitabmu.

Yang kedua
Continue reading 7 Wejangan Ustad ini Perlu ditaati
,

Organisasi Vs Pelajar, pilih mana?



HUBUNGAN ORGANISASI, PELAJAR DAN PENDIDIKAN


1. Pengertian Organisasi, Pelajar, dan Pendidikan


Pengertian Pendidikan

                 Dalam jurnalnya menurut  Yuli Sectio Rini, Pengertian pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan perilaku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Pendidikan sangat dibutuhkan oleh manusia. Setiap warga Negara Indonesia berhak untuk mendapatkan pendidikan. Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara.
Continue reading Organisasi Vs Pelajar, pilih mana?
, ,

Renungan untuk Bermuhasabah




ALTERNATIF MUHASABAH DIRI
Oleh Veronica

Terlalu membanggakan diri sampai lupa kematian menjemput. Itu hanya akan membuat kita tak bisa lari. Alih-alih menghindar atau memilih bermili detik mana kita tak perlu terenggut akan kematian, kita tetap saja menghadapi takdir-Nya. Sebab nama kita sudah tertulis baik di Lauhul Mahfud. 
Continue reading Renungan untuk Bermuhasabah