Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organisasi. Tampilkan semua postingan

Contoh CV Singkat Organisasi



Hai semua! Kata Veve kali ini akan memberikan contoh dari CV singkat organisasi. Ketika sedang berorganisasi tentunya tetap memerlukan Curriculum Vitae sebagai formalitas, dan kejelasan kita dalam berproses. Contoh kali ini CV pengurus harian umum PC IPNU Sukajaya.


CURICULUM VITAE

PENGURUS HARIAN UMUM PC IPNU SUKAJAYA

MASA KHIDMAT 2016 – 2018

 

1.    Nama Lengkap               :

2.    Nama Panggilan                        :

3.    Tempat/Tanggal Lahir   :

4.    No. Hand Phone                        :

5.    Alamat E-Mail                 :

6.    Alamat Lengkap             : Dusun 

  Desa 

  R.T/R.W  : 09/ 05                             

  Kecamatan

  Kabupaten 

7.    Jabatan                            : Ketua PC IPNU T

8.    Jenjang Pengkaderan  : 

 

No.

Tingkat Pengkaderan

Pelaksana

Tahun

1

Makesta

PR IPNU 

2011 

2

Lakmud

PAC IPNU 

2012

3

Lakut

PC IPNU 

2012

4

Latpel I

PW IPNU 

2013

5

Latpel II

 

 

 

9.    Riwayat Pendidikan      :Dasar                       : MI/SD         Lulus/Thn 2003

 Menegah Pertama : MTsN Tunggangri        Lulus/Thn 2006

 Menengah Atas       :SMK/SMA/MA/MAN    Lulus/Thn 2009

 Strata Satu (S1)     : IAIN Tulungagung       Lulus/Thn 2015

 Strata Dua (S2)      : -                                  Lulus/Thn

  Lainnya                   : -                                             Lulus/Thn     

10. Riwayat Organisasi       :

 

No.

Organisasi

Sebagai

Tahun

1

PAC IPNU 

Waka 

2012 - 2014

2

PC IPNU

Waka 

2014 - 2016

3

PC IPNU 

Co. Departemen 

2012 - 2014

4

PC IPNU

Waka 

2014 - 2016

 

 

*)Berikut juga kami lampirkan photo copy sertifikat pengkaderan

 

 

 

 

 

 

Foto 3 x 4

 

                                                                                                                                                   Tulungagung, 26 September 2016      



          (Tanda tangan dan nama terang)    


Nah, berikut contoh CV singkat organisasi yang bisa menjadi referensi kalian dalam mebuat cv. Semoga contoh singkat ini dapat membantu kalian.                       

 

 

 

 


Continue reading Contoh CV Singkat Organisasi

Contoh Proposal Sederhana IPNU/IPPNU Pengajuan Dana ke Desa

 

Contoh Proposal Sederhana IPNU/IPPNU Pengajuan Dana ke Desa
Contoh proposal sederhana IPNU/IPPNU pengajuan dana ke desa. Contoh proposal sederhana ini mungkin akan berguna bagi pelajar untuk belajar membuat proposal yang ringan.

A.    LATAR BELAKANG

Dunia pelajar adalah dunia yang sangat rentan terhadap pengaruh globalisasi. Dan tidak dapat dipugkiri lagi bahwa di era globalisasi ini, teknologi modern, budaya asing yang masuk tanpa filter yang kuat, sampai kurangnya kesadaran bahwa pelajar/pemuda merupakan tulang punggung negara. Pelajar/pemuda sebagai kader penerus bangsa, maka organisasi seperti IPNU-IPPNU adalah salah satu wadah untuk memperjuangkan nasib bangsa  ditangan   pelajar/pemuda, oleh karena itu maka sangat perlu adanya dukungan untuk para pelajar/pemuda untuk sadar akan pentingnya berorganisasi (organisasi profesional).

Maka dari itu kita sebagai generasi penerus untuk mengembangkan Desa Suka suka selanjutnya sangat mengharapkan peran pemerintah desa selaku institusi yang diberi hak oleh rakyat haruslah melakukan tugasnya selain untuk mengembangkan Desa Suka suka sendiri juga membangun atau mendidik putra-putri daerah agar menjadi manusia yang  berilmu pengetahuan, berintelek  tinggi, profesional, dan berkualitas untuk membangun desanya.

Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari generasi penerus bangsa ini IPNU-IPPNU turut bertanggungjawab atas pembinaan terhadap pelajar terutama dari kalangan Nahdlatul Ulama sebagai mana visi dari organisasi ini yang tercantum dalam Peraturan Dasar dan Persaturan Rumah Tangga IPNU-IPPNU yaitu “ Membentuk karakter pelajar yang berakhlaqul karimah, berilmu, serta berwawasan kebangsaan dan bertanggung jawab terhadap tegaknya ajaran islam Ahlussunnah Wal Jama’ah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

 

B. LANDASAN KEGIATAN

            1.      Pancasila dan UUD 1945.

            2.      PD/PRT IPNU-IPPNU.

 

 

C.  PERMASALAHAN

Dalam suatu kegiatan ini perlunya IPNU IPPNU ranting Suka suka untuk membutuhkan Dana Operasional dan fasilitas dalam mengembangkan organisasinya yang dapat memberikan dampak positif baik semua pelajar putra putrid desa Suka suka.. Untuk itu kami selaku pengurus IPNU IPPNU desa Suka suka sangat mengharapkan bantuan Bapak Kepala Desa Suka suka demi kelangsungan  dan kemudahan dalam menjalankan setiap kegiatan.

 

 

D. TUJUAN 

1. Mengajukan bantuan Dana Operasional  dan pengadaan Printer

2. Menjalin komunikasi dua arah secara timbal balik antara Pemerintah Desa Suka suka     dengan anggota IPNU IPPNU Desa Suka suka yang merupakan aset Desa.

3. Menunjukkan eksistensi IPNU IPPNU Desa Suka suka.

 

            E. URGENSI PRINTER

            1. Alat untuk digunakan mencetak undangan.

            2. Alat untuk digunakan mencetak proposal dan berkas berkas penting lainnya.

 

            F. TARGET

Terwujudnya Sumber Daya Manusia Desa Suka suka yang mempunyai intelektualitas tinggi dan memiliki kecintaan yang besar untuk membangun desanya dan organisasinya.

 

G. PENANGGUNG JAWAB

Tanggung jawab sepenuhnya berada pada Pengurus IPNU IPPNU Desa Suka suka.

 
H.  SUMBER KEUANGAN IPNU IPPNU DESA SUKA SUKA

1.      Pemerintah Desa Suka suka.

2.      Dana sumbangan dari pihak lain yang tidak mengikat.     

 

IRINCIAN BIAYA

Adapun rincian biaya operasional IPNU IPPNU Desa Suka suka sebagai berikut:

NO

NAMA BARANG

JUMLAH

HARGA

1.

Printer Canon 2770i

1

4.0000.000,00

2.

Dana Kegiatan FORSHA

 

2.500.000,00

JUMLAH

 

6.500.000,00

             J. PENUTUP

Demikian proposal ini kami buat sebagai kerangka acuan kegiatan ini, saran dan kritik yang konstruktif dari semua pihak sangat kami harapkan demi kualitas yang lebih baik dalam kegiatan selanjutnya. Serta hal-hal yang belum tercantum dalam proposal ini akan di musyawarahkan dan ditentukan kemudian hari. Atas bantuan dan dukungan semua pihak  demi suksesnya kegiatan ini kami sampaikan terima kasih dengan iringan doa “Jazaakumullah Ahsanal Jaza”.

Suka suka,17 Januari 2019

 

 

Mengetahui,

PIMPINAN RANTING

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA

IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA

DESA SUKA SUKA

 

 

 

KUSUMA

Ketua IPNU

VERIANA

Ketua IPPNU

 

 

 

Continue reading Contoh Proposal Sederhana IPNU/IPPNU Pengajuan Dana ke Desa

Luncurkan Buku Saku, MWCNU Rejotangan Berharap Amaliyah NU Tetap Lestari

 



    Hari ini pun sudah digemborkan tentang masyarakat Indonesia yang perlu meningkatkan kemampuan berliterasi, bukan? Mari kita membaca. Membaca buku utamanya buku dengan syarat keilmuan agar memberikan nutrisi bagi kita para pelajar. MWCNU saja sudah menjawab tantang literasi saat ini dengan menerbitkan Buku Risalah Doa, lalu kapan kita menjawab tantangan itu?

    Pada bulan Syawal, setelah mengadakan sowan (Bekunjung ke rumah) ke rumah-rumah pengurus MWCNU Rejotangan dan Alumni Ketua IPNU IPPNU, PAC IPNU IPPNU Rejotangan mendapatkan hadiah menarik berupa kabar gembira dari Ketua Suriah MWCNU Rejotangan yaitu, Kyai Samsudin Nur. Dalam kabar gembira itu Mbah Din dikenalnya menyebutkan jika MWCNU Rejotangan telah memiliki sebuah buku saku "Risalah Doa", yang mana dalam buku saku "Risalah Doa" berupa amaliyah-amaliyah Nahdlatul Ulama yang sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari.


    Pada bagian awal buku ini menerangkan jika buku saku ini bukan buku yang bahannya dengan mudah dicari di internet, melaikan berdasarkan rujukan yang shohih berupa kita dan  kyai-kyai dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Sehingga buku saku "Risalah Doa" bukanlah buku sembarangan yang asal buat. Ada rujukan yang jelas yang memiliki sanad.


    Awal pembuatan buku ini, dikarenakan munculnya keinginan dalam melestarikan apa-apa yang ada di Nahdlatul Ulama baik amalan-amalan yang ada di dalamnya. Ketua Rais Syuriyah MWCNU Rejotangan berharap dengan adanya buku ini dapat membantu para warga NU untuk menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Buku saku Risalah Doa sangat simpel dan mudah dibawa kemanapun sehingga benar-benar efisien bagi kita semua untuk menggunakannya. 


    Buku kecil namun berbobot ini, bukan sekadar buku biasa. Melalui buku Risalah Doa inilah sebagai warga NU belajar untuk memahami dan belajar tentang doa dan amaliyah. Bisa dibilang kecil-kecil cabe rawit. Pedasnya sangat terasa, pedas akan wawasan keilmuannya.


    Tidak hanya akan mengeluarkan satu buku Risalah Doa, karna selanjutnya akan ada buku baru yang terkait dengan Risalah Doa. Lebih luas lagi ilmu yang akan disebar. Berdasarkan penerbitan buku ini, secara tidak langsung warga NU di-notice untuk lebih banyak membaca. Utamanya membaca buku yang memiliki segudang ilmu apalagi buku yang memiliki sanad jelas dari penulisnya. Sehingga tidak diragukan lagi ilmu yang akan diserap.


    MWCNU Rejotangan sudah menjawab tantangan era sekarang dalam bidang literasi dengan membuat Buku Risalah Doa untuk melestarikan amaliyah Nahdlatul Ulama, maka saatnya kita juga menjawab tantangan itu. Kapan akan kamu lakukan?

Continue reading Luncurkan Buku Saku, MWCNU Rejotangan Berharap Amaliyah NU Tetap Lestari
,

Taman Baca Masyarakat (TMB) Nusantara, Solusi Dinamika Masa Kini




Halo, apa kabar pembaca Obral Kata Veve! Kali ini Ve akan membahas tentang Taman Baca Masyarakata Nusantara atau biasa disebut TBM Nusantara. Ini adalah taman baca yang baru saja diresmikan kemarin, pada Minggu 20/12. Oke, sebelum pada intinya, jangan lupa ajak teman kalian untuk sering membaca di blog-ku ini, yah! 
Pencetus TBM Nusantara Rejotangan



    Seiring perkembangnya zaman, teknologi semakin maju sampai pada titik yang dinamakan Era Industri 4.0. Dimana segala kegiatan berhubungan dengan teknologi dan pengetahuan ilmiah. Banyak perabotan modern, penemuan-penemuan alat pintar yang berasal dari pemikiran manusia. Berbagai perubahan yang cukup mencolok ini tak dapat dipungkiri berasal dari bagaimana budaya literasi seseorang berevolusi dan berdaya cipta dan bagaimana habit yang sudah ditanamkan sejak dini. Kemajuan yang terus berkembang seharusnya diimbangi oleh berkembangnya potensi sumber daya manusia. Bukan lagi segelintir orang yang paham akan pengetahuan dan teknologi, tetapi semua golongan masyarakat pun dituntut mengikuti arus perkembangan zaman.

    Tuntutan zaman yang ada inilah menjadi kekhawatiran masyarakat umum, karena butuh fasilitas yang dapat menunjang mereka. Berawal dari problematika yang ada inilah kemunculan Taman Baca Masyarakat sebagai solusi. Solusi penanaman kebiasaan membaca guna mengolah sumber daya manusia yang ada. Menjadikan masyarakat berpikir kritis dan peka terhadap keadaan yang ada. Masyarakat pun tak perlu takut jika banyak berita besar yang berkeliaran di sekitar mereka, sebab ia sudah mengetahui dimana ini berita hoax atau fakta. Ini didapatkan dari pengetahuan yang diserap dari membaca.
Dok. dari PAC IPNU IPPNU Rejotangan


    Baru-baru ini PAC IPNU IPPNU Rejotangan meresmikan sebuah Taman Baca Masyarakat Nusantara yang dikenal dengan TBM Nusantara pada Minggu 20/12. Awal pendirian ini pun tidak gampang, perlu mencari lokasi yang tepat, modal buku yang mencukupi dan juga kepanitian yang bekerja sama saling bersinergi. Tak dapat dipungkiri, pencetus dari TBM Nusantara, Rekan Dimas Aziz sangat berjasa terwujudnya TBM Nusantara. Kemudian, TBM Nusantara ini pula dilaksanakan oleh departemen Kaderisasi juga dibantu oleh departemen lain dari seluruh jajaran pengurus anak cabang sampai ranting IPNU IPPNU Rejotangan.

    Lalu, apa kegunaan TBM Nusantara ini? Melihat dari kepanjangannya yakni Taman Baca Masyarakat, berarti sudah jelas jika TBM Nusantara ini sebagai sarana edukasi bagi masyarakat tak memandang golongan pelajar atau bukan. Semua elemen masyarakat dan lapisan masyarakat bisa mengakses TBM Nusantara ini agar menjadi tempat bermanfaat saling berbagi pengetahuan yang ada. Meskipun di masa pandemi ini segala kegiatan dibatasi asal mematuhi protokol 3M, masih bisa mengaksesnya.

    Meski TBM Nusantara ini baru meretas, tetapi semangat dari para pelajar NU dalam mewujudkan TBM Nusantara ini sangat besar. Terlihat banyaknya buku yang terkumpul kurang lebih 200-an buku dalam 2 minggu. Ini suatu pencapaian yang luar biasa untuk TBM Nusantara itu sendiri pada lounching perdananya.
Dok dari Rekan Yahya



    Dalam kegiatan TBM Nusantara ini kita pun bisa melakukan diskusi bersama untuk menyelaraskan tujuan kita dalam membangun pemuda yang bisa merawat Nusantaranya. Bersama ideologi yang kuat dan wawasan yang dalam sampai tidak mudah terpengaruh oleh bahaya dari internal atau eksternal. Bahkan, setelah pagi melaksanakan peresmian itu TBM Nusantara langsung membuka kajian bedah buku yang berjudul Antologi MENARA (Merawat Nusantara Lewat Pemuda) yang dimana tulisan itu pula terdapat tokoh-tokoh hebat seperti Kang Maman juga kader NU Rejotangan, Rekan Kamim Tohari.

    TBM Nusantara bukan hanya sebagai simbol adanya kemajuan literasi di masyarakat Rejotangan juga sebagai tonggak tercapainya masyarakat cerdas berwawasan luas yang kuat akan ideologi bangsa. Maka, inilah solusi dinamika masa kini dengan adanya Taman Baca Masyarakat (TBM) Nusantara agar dapat memperkuat sumber daya manusia di Era Industri 4.0. Dimana pendidikan 4.0 juga sebagai jawaban era ini dan berfasilitaskan TBM Nusantara.


Salam Literasi!
Salam Literasi





Continue reading Taman Baca Masyarakat (TMB) Nusantara, Solusi Dinamika Masa Kini
,

Organisasi Tidak butuh Keakuan tapi Kebersamaan




Bukan Aku tapi Kita
Oleh vero

Bukan aku tapi kita jika kita membahas tentang organisasi, karena pada dasarnya organisasi banyak orang yang mempunyai tujuan sama dan komitmen yang sama. Dalam organisasi butuh adanya part-part tertentu yang bagiannya saling menguatkan satu sama lain. Kita tak bisa membuatnya ke-Akuan dalam organisasi jika tak ingin organisasi itu kerdil. Kenapa kerdil? Ya organisasi itu tak berkembang, karena kita mengaku aku untuk menentukan segalanya tanpa melihat, mendengar dari orang lain. Kita menjudge diri kita sendiri yang harus mengaturnya, kita membuat orang lain tunduk pada kita tanpa berkomentar apapun. Sedangkan itu tidak mungkin, kita ini manusia homo homini lupus yang saling membutuhkan satu sama lain. Berkerja sama dan membangun sebuat pondasi kuat demi organisasi.

Seperti halnya di IPNU IPPNU dimana ia adalah organisasi besar yang berada di seluruh nusantara ini. IPNU IPPNU merupakan perwujudan wadah bagi para pelajar NU untuk menguatkan para pemudanya tetap pada dasar Ahlu Sunnah Wal Jamaah dengan bermadzhabkan 4 madzhab yakni Imam Syafii, Hambali, Hanfi, dan Maliki. Kita yang saat ini sedang bernaung disini seharusnya bisa merapatkan barisan kita, kita kuatkan pondasi kita, kita hilangkan ke-Akuan kita, mari kita kita kerja sama satu sama lain menjadikan organisasi ini besar dan ber,manfaat bagi orang lain, mari kita kerjakan bagian tugas- tugas kita akan organisasi ini berjalan dengan semestinya.

Continue reading Organisasi Tidak butuh Keakuan tapi Kebersamaan
,

Organisasi Vs Pelajar, pilih mana?



HUBUNGAN ORGANISASI, PELAJAR DAN PENDIDIKAN


1. Pengertian Organisasi, Pelajar, dan Pendidikan


Pengertian Pendidikan

                 Dalam jurnalnya menurut  Yuli Sectio Rini, Pengertian pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan perilaku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Pendidikan sangat dibutuhkan oleh manusia. Setiap warga Negara Indonesia berhak untuk mendapatkan pendidikan. Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara.
Continue reading Organisasi Vs Pelajar, pilih mana?
,

Awal Berkenal dengan IPNU IPPNU story by Veronica





AWAL JUMPA MENGENALMU


....
  “Hmm ... organisasi? Ribet ah!” pikirku pertama kali saat dikenalkan organisasi di kampus. Memang sih, awalnya aku tak suka sama sekali dengan organisasi. 

Organisasi menurutku hanya dapat membuatku menjadi semakin sibuk dan melupakan pelajaran. Pikirku dulu fokus satu pada satu hal AKADEMIK tidak muluk bukan? Lucu sekali aku dulu, terlalu ambisius pada nilai padahal nilai hanya sekadar angka bukan?
Continue reading Awal Berkenal dengan IPNU IPPNU story by Veronica
,

Minat Pelajar Terhadap Pimpinan Komisyariat IPNU IPPNU



RENCANA TINDAK LANJUT
LATIHAN KADER MUDA
(LAKMUD)
untuk memenuhi tugas rencana tindak lanjut kegiatan LAKMUD


Disusun oleh:
1. Cahyo Maulana Asrofi
2. Fara Adibatul Alya
3. Mya Veronica
4. Rifa Atus Sa’adah
5. Uswatun Nafi’ah

IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA
IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA
REJOTANGAN
PEBRUARI 2019

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sejarah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama ( IPNU ) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama ( IPPNU ) adalah sejarah yang panjang. Keberadaannya tidak lepas dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Dengan kata lain dibutuhkan upaya untuk melihat IPNU dan IPPNU sebagai bagian dari organ perjuangan kaum muda yang ada di Indonesia. Karena IPNU – IPPNU berdialektika dengan organ – organ lain, maka menarik untuk menempatkan IPNU – IPPNU dalam kancah pergulatan dan perjuangan kebangsaan diantara organisasi – organisasi pemuda lainnya.
Sekolah, madrasah dan pondok pesantren di lingkungan NU terbentuk dan berkembang komisariat IPNU dan IPPNU. Pada saat itu IPNU dan IPPNU menjadi kelompok gerakan remaja yang penuh inisiatif dengan beraneka kegiatan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan remaja. Maka tidak mengherankan apabila pada saat itu, pengurus IPNU dan IPPNU adalah pelajar. Sebut saja rekan Hilmi Muhamadiyah yang bergabung dengan organisasi IPNU pada tahun 1987. Menurutnya dia mengenal IPNU ketika duduk di kelas III di salah satu PGA di daerah Sulawesi Selatan. Ia mengatakan bahwa pada saat itu organisasi IPNU dan IPPNU adalah organisasi ekstra bagi para pelajar sebagaimana keberadaan organisasi PMII di perguruan tinggi hari ini.
Sementara itu Pimpinan Komisariat IPPNU diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ( ART ) IPPNU pasal 15 ayat ( 1 ) yang berbunyi :
“Pimpinan Komisariat berkedudukan dilembaga pendidikan / pondok pesantren / perguruan tinggi, yang merupakan pimpinan tertinggi IPPNU ditingkat lembaga pendidikan / pondok pesantren / perguruan tinggi .“
Dengan demikian komisariat dapat diartikan sebagai satuan tingkatan organisasi IPNU dan IPPNU yang berkedudukan disekolah, madrasah, pondok pesantren dan perguruan tinggi, atau bentuk lembaga pendidikan lainnya. Sedangkan Pimpinan Komisariat (selanjutnya disingkat PK) merupakan satu kesatuan organik yang memiliki kedudukan ditingkat sekolah, madrasah, pondok pesantren, perguruan tinggi, atau lembaga pendidikan lainnya.
B. Rumusan Masalah.
1. Bagaimana minat dari para pelajar tentang PK (pimpinan Komisyariat)?
2. Bagaimana karakteristik para siswa Mts. Mamba’ul Ulum ?
3. Bagaimana dukungan guru dalam kegiatan PK (pimpinan Komisyari’at) sendiri?
C. Tujuan Penulisan.
1. Memahami minat dari para pelajar tentang PK (pimpinan Komisyariat).
2. Memahami karakteristik para siswa Mts. Mamba’ul Ulum.
3. Mengetahui dukungan guru dalam kegiatan PK (pimpinan Komisyari’at) sendiri.













BAB II
PEMBAHASAN
A. Minat dari Pelajar
Sebelum mengetahui minat di MTs Mambaul Ulum, terlebih dahulu mengetahuiarti dari minat. Menurut Crow and Crow minat adalah pendorong yang menyebabkan seseorang memberi perhatian terhadap orang, sesuatu, aktivitas-aktivitas tertentu. Jadi minat adalah sebuah Kecondongan terhadap seuatu yang mempengaruhi seseorang untuk menanggapinya.
Menurut narasumber tentang minat pelajar Madrasah Tsanawiyah Mambaul Ulum mengatakan, bahwa minat mereka kalau mau ya mau kalau tidak ya tidak. Minat mereka sesuai dengan alur yang ada. Karena hampir 50% mereka pun anak anak umum.
Selain itu untuk masalah kegiatan PK (pimpinan komisyariat) tersebut, insya’allah sekolahanpun siap jika ada konfirmasi terus dari pihak PAC. Kalau bisa kegiatan PK dan OSIS itu dijadikan satu. Biar tidak tabrakkan. Sekolah mewadahi berdirinya PK menjadi satu dengan OSIS. Karena sudah diketahui jika murid di madrasah tersebut tidak banyak dan tidak akan terjadi perebutan anggota.

B. Karakteristik Siswa.
Karakteristik adalah sesuatu khas yang mencolok dari seseorang. Karakteristik siswa ialah cirri khas siswa. Sekolahan MTs Mambaul Ulum ini masih sekolahan baru, dan sekitar sekolahan ini banyak sekolahan-sekolahan besar, kalau di nalar pasti sekolahan ini sudah pasti kalah dengan sekolahan-sekolahan besar tersebut. Di sekolahan ini juga masih banyak sekali masalah-masalah dari peserta didik antara lain:
a. Ada beberapa anak yang masih memerlukan bimbingan khusus, bahkan masih banyak sekali anak didik yang memerlukan bimbingan khusus.
b. 50% anak disini bermasalah dalam pembiyayaan.
c. Sebagian anak kelas 7 masih anak mama atau belum bisa mandiri.
Jadi karakteristik mereka masih belum mandiri mereka membutuhkan sosok yang dapat memberi arahan. Siswa-siswinyapun bergam banyak yang masih butuh bimbingan khusus.
C. Dukungan Guru dalam Kegiatan PK(Pimpinan Komisyari’at)
Dukungan guru dalam sebuah berdirinya Pimpinan Komisyari’at sangat lah penting. Tanpa dukungan dari para guru pendirian sebuah Pimpinan Komisyari’at tidak akan berhasil, siswa siswi masih butuh arahan untuk bergerak dan bertindak. 
Guru di madrasah ini akan mendukung penuh ketika PK dan OSIS menjadi satu. Penyebutan OSIS bisa dilakukan ketika didalam lingkup sekolahan dan diluar sekolahan yang berkaitan dengan ke-IPNU IPPNU an bisa disebut dengan PK.
Soal pemilihan ketua ipnu dan ippnu kita tidak kepemiluan. Ketua ipnu diambil dari pratama sedangkan ketua ippnu di ambil dari ketua OSIS. Kenapa seperti itu, kalau seperti itu kan acaranya bisa menjadi satu dengan acara yang lain. Kalau kegiatannya gabung dari pihak sekolah pasti mendukung dan kenapa kegiatannya tidak berdiri sendiri-sendiri saja, karena disini peserta didiknya sedikit. Kalau sekolahannya besar jika ingin kegiatannya pecah-pecah atau berdiri sendiri-sendiri kan wajar. Soalnya disini sekolahannya kecil dan muridnya masih sedikit sekali.







BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan.
Menurut narasumber tentang minat pelajar Madrasah Tsanawiyah Mambaul Ulum mengatakan, bahwa minat mereka kalau mau ya mau kalau tidak ya tidak. Minat mereka sesuai dengan alur yang ada. Karena hampir 50% mereka pun anak anak umum. karakteristik mereka masih belum mandiri mereka membutuhkan sosok yang dapat memberi arahan. Siswa-siswinyapun bergam banyak yang masih butuh bimbingan khusus. Kalau kegiatan IPNU IPPNU dan OSIS bergabung dari pihak sekolah pasti mendukung dan kegiatannya tidak berdiri sendiri-sendiri saja karena faktor jumlah siswanya.
B. Kritik dan Saran
Sebagai kader IPNU IPPNU, pendirian PK sangat dianjurkan dilingkungan madrasah Mambaul Ulum ini, banyak dukungan dari pihak sekolah dan dengan berdirinya PK dapat menjadikan siswa siswi madrasah mengenal dan memahami apa itu ahlu sunnah wal jama’ah yang sesungguhnya. Pendirian PK dapat membumikan IPNU IPPNU di sekolahan.
Demikian juga disekolah dan madrasah. Dalam kaitan ini IPNU dan IPPNU harus melibatkan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU sebagai lembaga dibawah NU yang bertugas melaksanakan kebijakan NU dibidang pendidikan dan pengajaran formal. Sebagaimana diketahui, LP. Ma’arif NU membawahi sekolah dan madrasah. Mengingat IPNU dan IPPNU menjadi organisasi pelajar disekolah dan madrasah, maka pengembangan komisariat juga menjadi tugas LP. Ma’arif NU. Berdasarkan kesadaran ini maka kemitraan diantara lembaga – lembaga tersebut menjadi sangat penting dan menentukan.
Continue reading Minat Pelajar Terhadap Pimpinan Komisyariat IPNU IPPNU