Tampilkan postingan dengan label Uncategorized. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Uncategorized. Tampilkan semua postingan

Lomba Pidato/Khitobah? Ini yang Harus diperhatikan!

  


   Hai, semuanya! Jumpa lagi dengan Obral Kata Veve! Kali ini akan membahas tentang apa-apa saja yang harus diperhatikan saat berpidato/khitobah. Umumnya ini akan diperhatikan secara jeli ketika dalam perlombaan. Sebelumnya, apa itu pidato dan khitobah? Hampir sama namun berbeda bidang jika pidato lebih umum pembahasannya, sedang khitobah lebih khusus. Kebanyakan khitobah pembahasannya dalam hal keagaamaan. Apa sebenarnya keduanya ini? Ya, keduanya adalah sebuah aktivitas dalam berbicara atau pun berorasi di depan umum guna menyampaikan pendapat dari apa yang telah dituliskannya. Tidak hanya sebuah pendapat juga sering disertai fakta dan informasi jelas bukan sekadar hoax semata.

    Sering kali aktivitas seperti ini dijadikan sebuah lomba guna melatih skill dalam berpidato atau ber-khitobah. Karna skill/kemampuan ini bermanfaat dalam hal public speaking. Contohnya seorang pendakwah yang perlu memiliki skill berkhitobah, dan orator yang pandai dalam berpidato.

Lantas, apa saja hal yang harus diperhatikan dalam berpidato atau khitobah?

  1. Penempatan diri saat berpidato/khitobah di depan umum. Tempatkan diri di tengah yang bisa dilihat oleh orang banyak dan juga bisa melihat seluruh peserta dan pendengar saat berpidato/khitobah. Jangan berada di pojokan dan ke samping. 
  2. Atur kondisi. Jangan gupuh/grogi jika sudah berada di panggung atau tempat berpidatu/khitobah. Rileks-kan diri. Atur napas. Tarik napas pelan-pelan, lalu keluarkan pelan-pelan. Yakinkan diri jika kamu mampu. Sebisa mungkin kamu harus tenang. Karna itu mempengaruhi saat kamu berbicara, kadang juga bisa membuatmu blank di tempat.
  3. Usahakan saat khitobah awali dengan salam bukan bismillah. Sebab, salam adalah awal sapaan yang tepat.
  4. Perhatikan tempo dalam berbicara, jangan terlalu cepat dan jangan terlalu lambat. Terlalu cepat akan membuat pendengar susah mengerti dan terlalu lambat membuat pendengar bosan. 
    Kecepatan berbicara ini akan dipengaruhi di mana kita berpidato/kithibah.  Jika kita di dalam ruangan tertutup kecepatannya 90-100 kata per menit. Jika kita berada di ruangan terbuka, kecepatannya 100-120 kata per menit.
  5. Kuasai forum dengan maksimal, Lihat pojok kiri sampai kanan. Buatlah semua pendengar memperhatikan kamu saat berpidati/khitobah.
  6. Jika tidak hafal apa yang diucapkan atau ditulis, jangan sampai berhenti dengan jeda lama. Improvisasikan dengan bertanya di forum atau pendengar. Ini akan terlihat seperti mengajak pendengar berbicara dengan kita.
  7. Strategi dalam berimprovisasi: Bisa melalui kuis berhadiah, bercerita, atau sholawat. 
  8. Tambahkan humor saat berpidato/khitobah. Ini digunakan untuk mempengaruhi suasana di dalam forum agar sedikit ringan dan tidak kaku.
  9. Berikan tekanan ketika berpidato/khitobah  pada kata-kata yang sensimental atau penting agar lebih didengarkan oleh pendengar dalam forum itu.
  10. Pidato/khitobah yang bagus adalah yang memiliki data-data lengkap dan terpercaya. Sajikan data kuat juga contoh di kehidupan sehari-hari.
  11. Dalam berpidato ada dua skill  yang diperhatikan: Social Skill (Kemampuan dalam berbicara dan cara mengatakannya kepada pendengar yang mana bisa mengajak mereka ikut serta dalam aktivitas berpidatokgitobah), dan Semantic Skill (Kemampuan mengolah bahasa sehingga bisa dipahami oleh orang).
Berpidato/khitobah adalah sebuah seni mempengaruhi. Karna kita memberikan data dan opini kita agar bisa didengar bahkan dipahami oleh pendengar. Perlulah kita melatih secara terus menerus. Bahkan, Bung Karno untuk berpidato saja berlatih sampai tidak tidur.


 

Terus membaca untuk memperoleh ilmu yang mumpuni, kemampuan menulis, membaca, dan berbicara adalah suatu kesatuan yang tidak bisa ditinggal salah satunya. Ketiganya saling mempengaruhi. Selamat mencoba. Semoga kalian bisa menjadi orator ulung!

Continue reading Lomba Pidato/Khitobah? Ini yang Harus diperhatikan!

12 Tenses dengan Lagu Gaby Pernah Ada yang Mudah dipahami

 


LAGU – GABBY PERNAH ADA

 

TENSES

I eat getuk (Simple Present S+V1+Object)

I am eating getuk (Present Continous/Progressive S+to be+V-ing+Object+Time Signal)

I have eaten getuk (Present Perfect  S+Have(I, You, They, We)/Has (She, He, It)+V3)

I have been eating getuk (Presen Perfect Progressive/Continuous S+Have+Been+V-ing)

 

Reff       

I ate getuk (Simple Past S+V2)

I was eating (Past Continous/Progressive S+Was/Were+Ving)

I had eaten getuk (Past Perfect S+Had+V3)

I had been eating getuk  (Past Perfect Progressive/Continuous S+Had+Been+V-ing)

 

I will eat getuk (Simple Future S+Will+ V1)

I will be eating getuk (Future Progressive/Continuous S+ Will+To be+ V-ing)

I will have eaten getuk (Future Perfect S+Will+Have+V3)

I will have been eating getuk (Future Perfect Progressive/Continuous S+ Will+ Have+ Been+ V-ing)

Continue reading 12 Tenses dengan Lagu Gaby Pernah Ada yang Mudah dipahami
,

Doa Penutup Acara Resmi

    


    Biasanya dalam acara resmi, tak hanya menggunakan doa berbahasa arab juga menggunakan doa berbahasa Indonesia yang terkesan lebih umum dan cocok pada semua umat beragama. Maka dari itu, kami menyajikan doa penutup acara resmi dalam bahasa Indonesia.

Berikut salah satu contoh doa penutup acara resmi:

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Sebelum kita menutup acara RAKERCAB IGRA REJOTANGAN (Sebutkan acara kalian), marilah kita berdoa atas rasa syukur kita karena acara ini telah berjalan lancar demi masa depan RA kita semua. KKMRA dan IGRA Rejotangan, semoga semakin lebih baik.

 

Liridho ilahi wa bi syafaati Rasulillahi ... Al Fatihah ...

 

YA ALLAH YA TUHAN KAMI  ...

Dengan mengucap puji syukur kehadirat-Mu atas limpahan rahmat, karunia-Mu yang Engkau berikan kepada Kami. Pada hari yang penuh keakraban dan bahgia ini, kami berkumpul di sini, kiranya Engkau berikan kepada kami barakah dan ridho-Mu dalam acara RAKERCAB IGRA REJOTANGAN yang kami laksanakan ini.


YA ALLAH YA TUHAN KAMI ...

Dengan berjalannya acara ini, limpahilah kami pengetahuan luas dan akal yang bijak. Jadikanlah kami utuh menjadi satu, menjadi sebuah kekeluargaan dengan erat ikatan persaudaraan. Jadikanlah kami kompak dalam menjalankan tugas kami, sehingga tujuan kami terwujudkan.


YA ALLAHU YA LATHIF

Lembutkanlah hati kami, berilah kami rasa sayang agar saling menyayangi antar kami. Jadikan kami orang-orang penuh kelembutan, yang kelak membuat kami untuk saling mangasihi dan menjadikan kami utuh, bukan runtuh.


YA ALLAHU YA MUJIB

Istajib duana, Kabulkanlah doa kami. Doa-doa orang yang memohon pada-Mu agar setiap langkah kami mendapat ridho-Mu. Kabulkanlah doa kami, doa-doa yang kami haturkan pada-Mu dengan penuh khidmat. Lancarkanlah urusan kami, jadikanlah kami orang-orang yang selalu mengharap ridho-Mu.


YA ALLAHU YA GHAFAR

Ampunilah dosa dan kesalahan kami, dosa guru-guru kami, dosa pemimpin kami, serta dosa kedua orang tua kami. Izinkanlah kami memohon ampun kepada-Mu.

Rabbana atina fiddunya hasanah. Wa fil akhirati hasanah. Wa qina adzab bannar. Subhana rabbika rabbil izzati amma ya sifun. Was salamun ‘alal mursalin. Wal hamdulillahi rabbil ‘alamiin.

 

Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu.

Continue reading Doa Penutup Acara Resmi
,

Dongeng Anak: Lebah Sombong Mendapatkan Hukuman

 





Lebah Sombong Mendapatkan Hukuman

Karya: Mya Veronica

Di pagi yang cerah, dengan bunga bermekaran ada seekor lebah yang terbang ke sana-kemari mencari bunga untuk diambil madunya. Lebah yang sedang terbang itu dengan angkuh memainkan sayapnya. Lebah ini memiliki sifat yang amat tidak bagus, ya dia memiliki sifat sombong. Semua penghuni hutan pun tahu jika lebah ini angkuh dan sombong. Selalu merasa berhak atas segala bunga yang ada di hutan.

Lebah selalu berkata, “Semua bunga di hutan milikku! Jika kalian berani mengambil satu saja akan kusengat kau dengan jarumku!”

Tentu saja dengan perkataan lebah itu, tak ada yang berani mengambil bunga yang ada di hutan. Takut disengat oleh lebah. Bisa-bisa mereka akan mendapatkan wajah memerah dan tubuh penuh bentol-bentol terkena sengatan lebah. Jarum lebah memiliki racun. Sehingga jika terkena sedikit saja akan terasa gatal dan memerah akhirnya memunculkan bentol-bentol dalam tubuh.

Melihat situasi seperti itu dua beruang yang cerdik membuat sebuah ide untuk membuat lebah itu kapok. Mereka jengkel dengan ulah lebah yang seenaknya. Menguasai seluruh kebun bunga dan membuat tanaman lain rusak karena ulahnya.

Beruang Biru berkata, “Kak Beruang Coklat bagaimana kalau kita membuat jebakan bagi lebah agar dia sadar akan kesombongannya. Aku sudah geram dengan tingkah lakunya itu. Terlalu semena-mena!”

Mendengar perkataan itu Beruang Coklat mengangguk lalu berpikir sejenak, “Sepertinya memang sudah saatnya kita bertindak. Lebah memang perlu mendapatkan pelajaran atas apa yang dilakukannya ini!”

Beruang Biru pun bertanya tentang ide Beruang Coklat, “Lalu, apa idemu Kak Beruang Coklat?”

Beruang Coklat membisiki Beruang biru tentang idenya itu, keesokan harinya mereka berdua menjalankan rencana yang sudah dibuat sejak semalam. Mereka sudah tidak sabar dengan apa yang akan terjadi pada Lebah sombong itu.

Saat lebah kembali berulah, mencari bunga paling nikmat dan akan dimilikinya sendiri. Ia menemukan sebuah bunga besar yang amat indah. Pertama kali ia melihatnya, segera saja ia mendekat pada bunga itu. Baunya sangat harum dan dengan rakusnya ia memakan madu di bunga itu.

Sungguh naas, rasa madu bunga besar itu sangat pahit. Sekali meminumnya perut lebah langsung merasakan kesakitan yang amat. Lebah mengaduh dan terjatuh di tanah.

“Aduh! Kenapa perutku sakit sekali. Aduh! Rasa madunya sangat pahit! Aduh ini kenapa?” Lebah terus saja mengaduh dan merasakan kesakitan di perutnya.

Kedua beruang yang mengamati dari kejauhan menjadi tidak tega. Lebah yang kesakitan itu segera ditemuinya.

“Lebah apa yang terjadi kenapa kau terus saja mengaduh kesakitan?” tanya Beruang Biru.

“Aku sepertinya keracunan, tolong!” Lebah merintih.



    “Ini obat untukmu, makanya kamu jangan jadi sombong karena Allah tak menyukai orang yang sombong seperti dalam surat An-Nahl ayat 23 yang berbunyi “إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ
yang artinya Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri. (QS. An Nahl: 23)” kata Beruang Coklat sambil menyerahkah obat pada lebah itu.

Lebah segera meminumnya, kemudian ia menyadari segala kesalahannya. Ia meminta maaf kepada seluruh hewan yang ada di hutan. Ia tak lagi semena-mena dengan jarum yang ada di tubuhnya. Ia juga tak rakus tentang bunga yang ada di hutan. Semua bahagia. Sebabnya Lebah sadar, jika kesombongan hanya akan membuatnya celaka. Ia sudah kapok.

Continue reading Dongeng Anak: Lebah Sombong Mendapatkan Hukuman

Teks Pidato tentang Perempuan Mandiri dalam Wajah Islam

 


Assalamu`alaikum wa rahmatullahi wa baraktuhu


إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.، أَمَّا بَعْدُ


Yang terhormat kepada sesepuh pinesepuh

Yang terhaormat kepada alim ulama

Yang terhormat para dewan juri sekalian

Serta saudara yang berbahagia insyaAllah

    Pertama tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas rahmat, taufiq serta hidayah-Nya kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat wal afiat tanpa suatu kekurangan apapun.

    Kedua, salawat serta salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan kita nabi Agung, Nabi Muhammad SAW. Karena berkat beliaulah kita dapat merasakan nikmat islam sampai saat ini.

Ketiga kalinya, tak lupa saya ucapkan syukur dan terima kasih atas waktu dan tempat yang telah diberikan pihak panitia untuk mengikuti lomba khitobah pada hari ini.

Pada kesempatan ini saya akan membahas Perempuan Mandiri dalam Wajah Islam.

    Sebelum membahas perempuan sebagai mandiri dalam wajah islam, pernahkah kalian ingat bagaiamana perempuan jaman dahulu? Lebih tepatnya pada zaman jahiliyah yang sangat direndahkan deraajatnya. Bahkan dianggap aib yang dilahirkan di bumi. Tidak segan pula di kubur-kubur hidup-hidup oleh mereka. Naudzzubillahi min dzalik!

    Sebab itu islam datang membawa perubahan bagi perempuan, hingga diangkat derajatnya, dimuliakan. Bukan kaleng-kaleng saudaraku sekalian.

    Bahkan di dalam al-Quran terdapat surat yang bernama Surat An-Nisa’ yang berarti perempuan. Juga, surat pertama yang memiliki sebutan lain dengan ummul qur`an berarti induknya al Quran. Tidak ada yang bernama Abul Quran, bapaknya al Quran.

    Wanita dalam wajah islam benar-benar dihormati, jika sekarang banyak menyebutnya emansipasi wanita. Saatnya wanita untuk melakukan yang disuka dan berhak akan haknya.

    Meskipun mengkoar-koarkan tentang emansipasi wanita, tetaplah seorang wanita tidak boleh lupa akan martabatnya sendiri. Jangan sampai ia menginjak-nginjak martabatnya, berkoar-koar tentang feminisme, tapi lupa tentang kewajibannya. Berkoar-koar kebebasan, tetapi malah salah kaprah. Hingga sampai terlalu menganggungkan dirinya. Dibesarkan egonya, ya bubar negaranya.

    Lalu, bagaimana perempuan juga sebagai tiang negara? Apakah harus berdiri dengan tegak? Tentu tidak. Lalu, apa hubungannya dengan wanita mandiri?

Tentu ada hubungannya jika bisa memahami peran dan kondrat wanita terlebih dahulu.

Ada yang tahu?

Nah, wanita memiliki 2 peran penting:

    Pertama, ketika wanita berperan sebagai istri yang bisa men-support suaminya. 

Bisa menjadi pendengar dan penasehat yang baik. Bisa mengajak suami ke dalam kebaikan. Karena istri adalah wajah dari suami. Baik buruknya istri mencerminkan pula baik buruknya suami.

    Kedua, wanita sebagai seorang ibu.

Sebagai madrasatul ula untuk anaknya, madrasah pertama, sekolah pertama, ppendidikan pertama bagi anaknya. Ketika masih kecil hal yang paling terdekatlah yang diajdkan panutan seorang anak. Baik buruknya seorang anak tergantung pada pendidikan lingkungannya. Padahal anak-anak kita nanti akan menjadi generasi emas untuk bangsa. Bagaimana jika generasi emas itu hancur? Rusak? Sudah dipastikan bangsa, negara ini juga rusak! Begitupun sebaliknya.

Ketiga, wanita sebagai pribadi dan anggota masyarakat.

    Sebagai masyarakat yang ikut membantu terwujudnya masyarakat madani, masyarakat aman, masyarakat tentram. Perlu pula peran serta dari wanita. Bagaimana dengan pikiran dan kemampuan membangun masyarakat sejahtera itu.

Seperti pada hadis:

النساء عماد البلاد اذا صلحت صلح البلاد وإذا فسدت فسد البلاد

 “Wanita adalah tiang negara. Apabila wanitanya baik maka baik pula negara. Apabila wanitanya rusak maka akan rusak pula negara.

 

    Sedang, sebagai pribadi mandiri, wanita bertindak gowo awak, mikul duwur mendem jero juga orang yang berkarir dengan membantu lingkungannya terangkat derajatnya.

    Jika peran wanita ini semua terlaksana, bagiamana tidak mungkin seorang wanita menjadi kuat dan mandiri. Mandiri dalam hal karier tanpa menyusahkan orang tuanya, keluarganya. Mandiri juga dalam mengurusi rumah tangganya.

    Tetapi, ingat mandiri, bukan apa-apa sendiri, berkarier, bekerja sendiri, atau memiliki ego tinggi terhadap diri sendiri.

    Wanita mandiri, wanita yang bisa mawas diri, dan bekerja dengan tangan sendiri, menghidupi diri, tanpa lupa akan jati diri seorang wanita. Ia tetap bisa membagi waktu untuk keluarga, diri sendiri, dan lingkungan sekalipun.

Lihatlah para perempuan yang hebat pada zamannya, seperti Futayyah istri Imam Hamdun al-Qassar yang pandai keilmuan dalam bidang sufinya, seperti suaminya. Bahkan seorang putri, yang bernama putri Fanu bisa menjadi ksatria dalam peperangan yang terjadi di sekitar istana. Atau seperti Lalla Zainab mursyid yang melawan intervensi Perancis. Beliau ksatria perang hebat dengan intelektual dan keberaniannya melawan mereka. Bisa juga seperti, Rasida dan Ilhan wanita pertama di AS yang mengikuti kongres.

Banyak sekali caramenjadi mandiri dan kuat, tergantung individu sendiri. Utamanya, cara yang paling ampuh tur mujur ialah menjadi seorang yang yakin dan bertekad.

    Yakin bisa mengurusi kewajibannya sebagai pribadi, istri, dan ibu dari anak-anaknya. Jangan sampai keblablasan, bukannya mujur dalam kehidupannya malah hancur. Ya wes lebur rusak! Ingat jadilah wanita mandiri dengan tidak berego tinggi dan ingat jati diri.

Sebelum saya undur diri, bolehlah saya berpantun,

Jalan-jalan ke kota Surabaya

Jangan lupa beli oleh oleh di sana

Jadilah wanita yang mulia

Tanpa lupa akan tugas utama

    Sekian dari saya bila ada lebihnya dari saya, semata-mata dari Allah SWT. Paling pasti tutur kata saya yang salah, mohon dimaklumi.

Ihdinas shirotol mustaqim, Wallahu muafiq ila aqwamith thoriq. 

Wassalamualaikum warahmatullahi wa barakatuhu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Continue reading Teks Pidato tentang Perempuan Mandiri dalam Wajah Islam

Membangun Literasi Madrasah dengan GELEM

 

Budayakan membaca, jadikan madrasah makin unggul dan bermartabat.


Apa itu GELEM?

Salah satu program GERAMM ( Gerakan Ayo Membangung Madrasah) yang dibuat oleh Kemenag (Kementrian Agama) dalam meningkatkan mutu madrasah. GELEM, Gerakan Literasi Madrasah yang bidang pendidikan madrasah untuk seluruh madrasah yang ada di Indonesia dalam meningkatkan literasi di tingkat RA, MI, MTs, dan MAN baik guru maupun peserta didik, lebih-lebih seluruh warga madrasah yang ikut andil dalam pengembangan madrasah. Karna pastinya sudah diketahui jika literasi di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Padahal semua pihak sudah berlomba-lomba menjadi pelopor bagi penyala literasi dalam negeri. Contoh kecil saja, banyak sekali mengaku penulis tetapi untuk membaca saja sangat susah. Jika di kalangan lembaga pendidikan misalnya peserta didik yang belajar ABACA memilih banyak waktunya bersama gadget untuk memainkan permaianan yang ada di dalam gadjet.

Tidak dapat dipungkiri teknologi semakin berkembang, fitur di dalam gadjet pun semakin beragam yang membuat pemakainya lupa dengan urusan lain. Padahal, jika fitur ini dipakai dengan baik tidak mungkin semua orang bisa mendapatkan manfaat baik tentunya. Memang teknologi yang semakin maju, bahkan semua orang berlomba-lomba untuk menerima “Revolusi Industri 4.0” yang digadang-gadang sebagai masa perubahan dunia menuju masyarakat bisa berkompetisi dalam bidang pengetahuan dan teknologi. Jika dulu semua yang mengerjakan manusia, kini teknologi berperan membuat perubahan luar biasa untuk membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup. Adanya robot, pembelajaran berbasis online, perputakaan online sebagai salah satu contohya.

Berawal dari revolusi 4.0 inilah, fungsi literasi semakin dikuatkan dengan melalui 4 komponen kegiatan literasi yang meliputi, vokasi, STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematic), IT skill, dan bahasa asing. Dimana komponen ini akan membantu warga madrasah dalam meningkatkan kualitas menuju madrasah unggul yang mempunyai daya saing secara global, hal ini yang diperkirakan akan terwujud di tahun 2035 mendatang.

Apa tujuan GELEM?

Menurut Kemenag bidang pendidikan madrasah, tujuan GELEM terbagi menjadi dua; tujuan umum dan tujuan khusus.

Tujuan Umum meliputi:

Menumbuh kembangkan peserta didik dalam pembudayaan budi pekerti yang dalam lingkup literasi madrasah melalui GELEM (Gerakan Literasi Madrasah) yang akan berlangsung selamanya.

Tujuan Khusus meliputi:

(a) Menumbuhkembangkan budaya literasi di madrasah;

(b) Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan madrasah agar literat.

(c) Menjadikan madrasah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga madrasah mampu mengelola pengetahuan.

(d) Menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menghadirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca (Ditjen Dikdasmen. 2016:2)

Apa yang didasarkan dalam pengembagan literasi madrasah?

Melalui “Permendikbud Nomor  23 Tahun 2015  tentang Penumbuhan Budi Pekerti (PBP): membaca selama 15 menit setiap hari”. Juga melalui ayat alqur’an yang merupakan wahyu pertama yang diberikan Allah melalui malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad surat al-Alaq ayat 1-5:

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5)

Bagaimana GELEM akan dilaksanakan?

GELEM akan dilaksanakan secara bertahap dari pengawas madrasah, kepala madrasah, guru madrasah, dan peserta didik yang diberikan workshop terlebih dahulu agar dapat mengetahui apa saja yang harus dipersiapkan dalam membangun literasi madrasah dan skill apa saja yang harus dipunyai oleh oleh pihak yang terkait dalam pengembangan literasi madrasah  hingga tidak akan terkendala karena kurangnya pemahaman dari pihak terkait.

GELEM, adalah sarana pengembangan literasi yang khususnya di bidang bahasa asing agar mampu bersaing di ranah internasional. Telah diketahui pula pemaham khusus bahasa apa saja yang perlu diperhatikan seperti, bahasa Arab, Inggris, dan Mandarin yang sering sekali dipakai dalam komunikasi di kegiatan internasional.

            Pelaksanaan gelem melalui tiga proses. Pertama dengan pembiasaan yang bisa dimulai dengan pembiasaan membaca selama lima belas menit sebelum pembelajaran dimulai. Bahkan di negara lain seperti Jepang pembiasaan ini bukan lagi ada karena tekanan, melaikan dari kemauan diri sendiri. Itu bisa ditemui saat kita berjalan atau berada di kendaraan umum, mereka sudah membaca buku apa yang dibawa. Hari-hari ini, di negara kita mulai melakukan hal sama. Menyediakan perpustakaan di kendaraan umum seperti di kota Bandung,pemilik angkot umum menyediakan perpustakaan di dalamnya. Ada juga pembiasaan menggunakan berbahasa inggris selama 3 bulan lebih di salah satu sekolah menengah ke atas Jakarta.

Pembiasaan apa yang bisa dilakukan?

  1. Membaca 15 menit sebelum pembelajaran, bisa membaca surah al quran, hadist, buku pelajaran, atau bacaan nonpelajaran.
  2. Penataan lingkungan berlterasi, bisa melalui membaca di perpustakaan yang waktu kunjung dibatasi sehingga murid tertarik membaca. Pembukaan pojok buku, dimana setiap kelas memiliki tempat membaca dan buku bacaan yang bisa dibaca. Bisa juga melalui tempelan kosa kata di sekitar jangkauan siswa, dimana bisa dilihat dan dibaca. Kosa kata bahasa asing yang dapat memperkaya bahasa siswa dan guru.
  3. Dll.

            Kedua, pengembangan. Pengembangan dalam menanggapi buku yang dibaca. Bisa melalui kegiatan diskusi kecil yang diselenggarakan oleh tiap kelompok siswa atau komunitas yang ada di sekolah.

Pengembangan apa saja yang bisa dilakukan?

  1. Pelibatan peserta didik daam mengelola perpustakaan sekolah.
  2. Ajakan untuk membaca jurnal dan mengomentarinya di kolom komentar.
  3. Ajakan kepada siswa, wali murid, dan guru membuat sebuah buku bacaan dalam sebuah antologi buku seperti yang sudah dilakukan oleh MTs SAKTI, membuat sebuah antologi buku bersama dengan guru, siswa dan wali murid.
  4. Kegiatan-kegiatan lain yang bersifat mengembangkan kualitas literasi warga madrasah.

Ketiga, pembelajaran. Dalam hal ini, pembelajaran digunakan untuk meningkatkan literasi siswa di segala bidang pembelajaran madrasah. Kegiatan pembelajaran bisa dimulai dari perencanaan pembelajaran, proses, sampai pada tahap penilaian pembelajaran.

Jika ketiga tahap ini dilakukan maka, sampailah pada proses kegiatan literasi madrasah yang dikaitkan dengan komponen yang sudah diulik sedikit. Komponen ini sangat berperan penting dalam upaya peningkatan mutu sekolah baik dari proses pembelajaran sampai pada peserta didik yang akan disetarakan oleh peserta didik luar negeri lainnya.

Apa saja komponen GELEM?

Vokasi, STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematic), IT skill, dan bahasa asing ( Bahasa Arab, Inggris, dan Mandarin). (Untuk pemahaman empat komponen akan dibahas di blog selanjutnya)

Dari rancangan di atas, maka kegiatan GELEM terbagi sesuai dengan tingkat fungsi dari para stakeholder adalah:  MANIS (Madrasah Menulis), GELIS (Guru Menulis), SULIS (siswa menulis), KAMIS (Kepala Madrasah Menulis), dan PANELIS (Pengawas Madrasah Menulis). Bayangkan saja jika semua komponen pendidikan semua menulis, semua membaca, semua berdiskusi. Tak kan ada lagi pemikiran tentang orang hits karena kualitas pakaiannya. Karna semua berganti siswa hits karena pengetahuan dan akal budinya. Maka dari itu, diharapkan seluruh madrasah baik di tingkat terkecil sampai tingkat terbesar bahu membahu membangun peradaban pembangunan literasi yang berkelas, menjadikan semua andil sebagai penyala literasi yang tidak hanya paham bacaan melaikan tindak tanduk yang berkualitas.

Pendidikan, bukan lagi sebagai ajang nilai tinggi atau tidak. Tetapi penerapan ketrampilan bahasa dan budi pekerti yang baik guna pembangunan generasi berkualitas yang bisa memahami masyarakat sekitar, peka terhadap kondisi yang ada bukan tak peduli dengan kesenjangan yang terjadi. Mari tingkatkan literasi bersama! Salam Literasi!

Continue reading Membangun Literasi Madrasah dengan GELEM

Cara Membuat Blog Lewat Blogger

   

    Hari-hari ini menjadi blogger semakin diminati kembali. Banyak orang yang ingin belajar membuat blog. Tetntu saja itu mudah bagi yang sudah mengetahui step by step-nya. Berbeda dengan beberapa orang yang belum mengetahui bagaimana cara membuat blog. Oh, ya! Kebanyakan penulis juga bermain blog, loh. Blog juga bisa sebagai fortofolio kita. Asal dalam blog itu mengandung tulisan yang berkualitas. Bukan ecek-ecek. Bukan main-main, apalagi COPAS/PLAGIASI. Big No! Di sini kita akan belajar melalui blogger yang biasanya memakai domain blogspot (dot)com


Oke, kita mulai cara membuat blog melalui "Blogger"

1. Ketik di papan pencarian "Blogger"  atau klik link ini (lebih mempercepat kamu menuju logger)


2. Selanjutkan klik tulisan "Create"





Nah, ini dia awal kita akan membuat blog. Langkah pertama untuk memasuki blog.

3. Selanjutnya kamu akan melihat hal seperti ini.



4. Lalu pilih "Create your blog" dan akan memunculkan tampilan seperti dibawah ini.
Jika muncul gambar seperti tampilan pilih "berikutnya" .

5. Kamu akan di tanya kata sandi e-mail kamu.


Setelah memasukkan kata sandi e-mail, klik "berikutnya"


6. Akan memunculkan tampilan seperti ini.


    Buat judul yang tidak ada di mesin pencarian. Tidak hanya berbeda tetapi unik yang bisa memudahkan pengunjung untuk mengingatnya. Pastikan judulmu itu sesuai dengan isi blog.

7. Tahap ini kamu akan membuat link menuju blogmu.

8. Tahap ini menuliskan profil kamu.

Tampilannya:

Untuk menjadi:

9. Terakhir barulah kamu bisa membuat tulisan di blogmu. 
Kamu bisa mengkreasi tampilan blog atau kamu bisa membuat niche untuk blog. Niche itu apa? Niche di sini sebagai tema dalam blog-mu. Tulisan apa yang ingin kamu buat. Mau membuat blog gado-gado atau bertema.

Itulah cara membuat blog lewat blogger. Semoga cara ini bisa membantu kalian semua untuk belajar. Jangan pernah lelah untuk menulis. Tuliskan idemu jangan takut. Karena memberikan ilmu bagi yang lain itu bagus.

Sekian dari saya, sampai jumpa di tulisan yang lain. Bye-bye!



Continue reading Cara Membuat Blog Lewat Blogger

Contoh Teks MC Rutinan IPNU-IPPNU






Assalamualaikum wr. wb.

Bismillahirrahmanirrahim...
Alhamdulillahi robil ’alamin, assholatu was salamu ‘alaasyrofil ambiya’i wal mursalin, sayyidina wa maulana muhamadin. Wa’alaalihi wasohbihi ajma’in amma ba’du

Yang saya hormati,
Sesepuh pinisupuh Desa Tugu
Ketua PR IPNU IPPNU Ranting Tugu
Rekan-Rekanita Pimpinan Ranting Tugu
Sohibul Bait rekan/rekanita ... sekeluarga
Continue reading Contoh Teks MC Rutinan IPNU-IPPNU

Bimbingan Konseling Menurut Ragam Masalah



Berikut makalah "Bimbingan Konseling Menurut Ragam Masalah:

BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang

Salah satu fenomena yang sering terjadi dalam dunia pendidikan bahwa masyarakat menganggap seorang anak belajar di suatu sekolah dikatakan berhasil jika ia mendapatkan ijazah dan nilai bagus, tanpa memperhatikan bekal atau keahlian yang dimiliki oleh peserta didik.  Tentunya ini adalah suatu fenomena dari sekian fenomena dunia pendidikan di negara kita saat ini. Pergantian kurikulum dari waktu kewaktu tentu dimaksudkan membawa perubahan bagi kemajuan dunia pendidikan  Indonesia. Dengan adanya hal ini guru  dituntut untuk lebih terampil dalam menyampaikan suatu metode pembelajaran.

 

Sama halnya layanan bimbingan dan konseling, yang sesungguhnya upayai ni tidak bisa terlepas dari kegiatan belajar mengajar di sekolah, karena adanya bimbingan dan konseling di sekolah siswa dapat mengenal potensi diri dan segala kompenen yang ada dalam dirinya. Perlu diperhatikan dalam memberikan layanan bimbingan kepada peserta didik, harus tetap berfokus pada empat bidang layanan bimbingan. Bidang kegiatan bimbingan dan koseling ini dapat dikelompokkan yaitu: bidang akademik, sosial-pribadi, keluarga dan karir.


Dengan upaya ini siswa diharapkan bisa mengukur kemampuan diri, sehingga potensinya bisa terungkap melalui layanan ini. Bahkan kegiatan layanan bimbingan dan konseling berjalan baik, setiap jenjang ditingkat sekolah sehimgga manfaatnya dapat dirasakan oleh berbagai pihak.

1.2    Rumusan Masalah

1.      Apa yang saja ragam bimbingan menurut masalah?

2.      Apa yang dimaksud dengan bimbingan akademik?

3.      Apa yang dimaksud dengan bimbingan sosial – pribadi?

4.      Apa yang dimaksud dengan bimbingan keluarga?

1.3 Tujuan Penulisan

1.      Memahami ragam bimbingan menurut masalah.

2.      Memahami pengertian dari bimbingan akademik.

3.      Memahami pengertian dari bimbingan sosial- pribadi.

4.      Memahami pengertian dari bimbingan keluarga.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II
PEMBAHASAN

A.  Ragam Bimbingan Menurut Masalah

2.1    Bimbingan  Akademik

            Bimbingan akademik yaitu bimbingan yang diarahkan untuk membantu para individu dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah masalah akademik. Seperti, pengenalan kurrikulum, pemilihan jurusan, penyelesaian tugas- tugas dan lain sebagainya. Secara khusus bimbingan akademik ditunjukkan untuk memastikan bahwa kegiatan akademik atau non akademik yang mereka lakukan di masa perkuliahan dapat menjadi penyokong karir yang mereka buat. Tugas pembimbing akademik diberikan kepada pembimbing akademik dan chaperon (pembimbing akademik yang berperan sebagai kordinator sesuai dengan SK ketua). Tugas pembimbing akademik dan chaperon:

Secara khusus tugas seorang Pembimbing Akademik meliputi kegiatan- kegiatan sebagai berikut:
1.      Perencanaan karir.
2.      Perencanaan kegiatan akademik (KRS).
3.      Evaluasi hasil akademik.
4.      Bantuan konseling jika dibutuhkan.
5.      Membantu panitia-panitia pemilihan mahasiswa terbaik untuk berbagai kategori.

Tugas seorang Chaperon adalah:

§  Menjadi kordinator bagi Pembimbing Akademik saat menjalankan tugas tugas pembimbing akademik.

§  Membantu memberikan alternatif jalan keluar bagi masalah-masalah mahasiswa yang tidak dapat diatasi oleh Pembimbing Akademik.

§   Menggantikan tugas Pembimbing Akademik bila berhalangan.

§   Membantu panitia-panitia pemilihan mahasiswa terbaik untuk berbagai kategori.

 

2.2    Bimbingan Sosial – Pribadi

1)    Pengertian Bimbingan Sosial- Pribadi

W.S.Winkel (1991: 124) mendefinisikan bimbingan sebagai pemberian bantuan kepada seseorang atau kepada sekelompok orang dalam membuat pilihan-pilihan secara bijaksana dan dalam mengadakan penyesuaian diri terhadap tuntutan hidup.

M.Surya, Prayitno (1987:35) mengemukakan: Bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada seseorang (individu) atau sekelompok orang agar mereka itu dapat  berkembang menjadi pribadi-pribadi   yang mandiri. Kemandirian ini mencakup 5 fungsi pokok yang hendaknya dijalankan oleh pribadi yang mandiri yaitu:

 

·         Mengenal diri sendiri dan lingkungan,

·         Menerima diri sendiri dan lingkungan secara positif dan dinamis,

·         Mengambil keputusan,

·         Mengarahkan diri,

·         Mewujudkan diri.

 

Berdasarkan definisi-definisi bimbingan yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan yaitu: Syamsu Yusuf dan Juntika Nurihsan (2005:11) merumuskan bimbingan pribadi-sosial sebagai suatu upaya membantu individu dalam memecahkan masalah yang berhubungan dengan keadaan psikologis dan sosial klien, sehingga individu memantapkan kepribadian dan mengembangkan kemampuan individu dalam menangani masalah.

 

        Bimbingan sosial-pribadi merupakan bimibingan untuk membantu para individu dalam menyelesaikan masalah-masalah social pribadi. Adapun yang tergolong dalam masalah-masalah sosial-pribadi  adalah masalah hubungan dengan sesame teman, dosen, staf, pemahaman sifat dan kemampuan diri, penyesuain diri dengan lingkungan pendidikan dan masyarakat tempat mereka tinggal, serta penyelesaian konflik.

 

    Bimbingan sosial-pribadi diarahkan untuk menetapkan kepribadian dan mengembangkan kemampuan individu dalam menangani masalah-masalah dirinya. Bimbingan ini merupakan layanan yang mengarah pada pencapaian pribadi yang seimbang dengan memerhatikan keunikan karakteristik pribadi serta ragam permasalahan yang dialami oleh individu. Diberikan dengan cara menciptakan lingkungan yang kondusif, interaksi pendidikan yang akrab, mengembangkan sistem pemahaman diri, dan sikap-sikap yang positif, serta keterampilan-keterampilan sosial-pribadi yang tepat.

 

    Bimbingan pribadi-sosial juga sebagai upaya pengembangan kemampuan peserta dituntut menghadapi dan mengatasi masalah-masalah pribadi-sosial dengan cara menciptakan lingkungan interaksi pendidikan yang kondusif, mengembangkan system pemahaman diri dan sikap-sikap positif, serta dengan mengembangkan kemampuan pribadi-sosial. 

 

    Berdasarkan berbagai pengertian yang telah dikemukakan, dapat dirumuskan bimbingan pribadi-sosial merupakan upaya layanan yang diberikan kepada siswa agar mampu mengatasi  permasalahan-permasalahan yang dialaminya, baik yang bersifat pribadi maupun sosial, sehingga mampu membina hubungan sosial yang harmonis di  lingkungannya. Bimbingan pribadi-sosial diberikan dengan cara menciptakan lingkungan yang kondusif, interaksi pendidikan yang akrab, mengembangkan  system pemahaman diri, dan sikap-sikap yang positif, serta kemampuan-kemampuan pribadi sosial yang tepat.

 

2) Bidang - Bidang Bimbingan Sosial- Pribadi

Bidang Pribadi


  • Terdapat beberapa bidang pribadi dalam bimbingan dan konseling yaitu:
  • Pemantapan sikap dan  kebiasaan serta pengembangan wawasan dalam beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Pemantapan kemampuan mengambil keputusan.
  • Pemantapan pemahaman tentang kelemahan diri dan usaha-usaha penanggulanganya.
  • Pemantapan kemampuan mengarahkan diri sesuai keputusan yang telah diambilnya.

Bidang sosial


Ada beberapa bidang sosial dalam bimbingan dan konseling yaitu:

  • Pemantapan kemampuan berkomunikasi, baik lisan maupun tulisan secara efektif.
  • Orientasi hidup bekeluarga.
  • Pemantapan pemahaman tentang peraturan, kondisi dan sekolah serta upaya pelaksaanya secara dinamis dan bertanggung jawab.
  • Pemantapan kemampuan menerima dan mengemukakan pendapat serta beragumentasi secara dinamis, kreatif, dan produktif.

    3) Tujuan Bimbingan Pribadi-Sosial

 Syamsu Yusuf dan Juntika Nurihsan (2005:14), merumuskan beberapa tujuan bimbingan dan konseling yang terkait dengan aspek pribadi-sosial sebagai berikut:

  • Memiliki komitmen yang kuat dalam mengamalkan nilai-nilai keimanan dan  ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, pergaulan dengan teman sebaya, sekolah, tempat kerja, maupun masyarakat pada umumnya.
  • Memiliki sikap toleransi terhadap umat beragama lain, dengan saling menghormati dan memelihara hak dan kewajibannya masing-masing.
  • Memiliki pemahaman tentang irama kehidupan yang bersifat fluktuatif antara yang menyenangkan dan tidak menyenangkan, serta mampu meresponnya secara positif sesuai dengan ajaran agama yang dianutnya.
  • Memiliki pemahaman dan penerimaan diri secara objektif dan konstruktif, baik yang  terkait dengan keunggulan maupun kelemahan, baik fisik maupun psikis. 
  • Memiliki sifat positif atau respek terhadap diri sendiridan orang lain.
  • Memiliki kemampuan melakukan pilihan secara sehat.
  • Bersikap respek terhadap orang lain, menghormati atau menghargai orang lain, tidak melecehkan martabat atau harga dirinya.

 

2.3  Bimbingan dan Konseling dalam keluarga         


    Merupakan upaya pemberian bantuan kepada para individu sebagai pemimpin/anggota keluarga agar mereka mampu menciptakan keluarga yang utuh dan harmonis, memberdayakan diri secara produktif,  dapat menciptakan dan menyesuaikan diri dengan norma keluarga,  serta berperan/ berpartisipasi aktif dalam mencapai kehidupan keluarga yang bahagia.Selain itu juga membantu individu yang  akan berkeluarga memahami tugas dan tanggung jawabnya sebagai anggota keluarga sehingga individu siap menghadapi kehidupan berkeluarga.


Manfaat Pelaksanaan Bimbingan Konseling dalam Keluarga

  • Manfaat pelaksanaan bimbingan konseling dalam keluarga adalah :
  • Menurunkan bahkan menghilangkan stress dalam diri anggota keluarga.
  • Membuat diri lebih baik, tenang, nyaman, dan bahagia.
  • Lebih memahami diri sendiri dan orang lain khususnya anggota keluarga yang lain.
  • Merasakan kepuasan dalam hidup.
  • Mendorong perkembangan personal.
  • Membangkitkan motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih tangguh, berkarakter, dan percayadiri.
  • Anggota keluarga lebih merasa dirinya dipedulikan dan diperhatikan serta lebih dihargai peranannya dalam keluarga.
  • Lebih menghargai makna dan hakikat kehidupan dan menerima semua kenyataan yang terjadi dalam kehidupannya.
  • Mengurangi bahkan menghilangkan konfilik/tekananbatin yang bergejolak dalam diri individu dan dalam keluarga tersebut.
  • Meningkatkan hubungan yang lebih efektif dengan anggota keluarga yang lain bahkan dengan orang lain diluar keluarganya.

Tujuan Bimbingan Konseling dalam Keluarga

Tujuan dari konseling keluarga pada hakikatnya merupakan layanan yang bersifat profesional yang bertujuan untuk mencapai tujuan-tujuan sebagai berikut :

  • Membantu anggota keluarga belajar dan memahami bahwa dinamika keluarga merupakan hasil pengaruh hubungan antara anggota keluarga.
  • Membantu anggota keluarga dapat menerima kenyataan bahwa bila salah satu anggota keluarga mengalami masalah, dia akan dapat memberikan pengaruh, baik pada persepsi, harapan, maupun interaksi dengan anggota keluarga yang lain.
  • Upaya melaksanakan konseling keluarga kepada anggota keluarga dapat mengupayakan tumbuh dan berkembang suatu keseimbangan dalam kehidupan berumahtangga.
  • Mengembangkan rasa penghargaan diri dari seluruh anggota keluarga kepada anggota keluarga yang lain.
  • Membantu anggota keluarga mencapai kesehatan fisik agar fungsi keluarga menjadi maksimal.
  • Membantu individu keluarga yang dalam keadaan sadar tentang kondisi dirinya yang bermasalah, untuk mencapai pemahaman yang lebih baik tentang dirinya sendiri dan nasibnya sehubungan dengan kehidupan keluarganya.

 

Pihak – pihak yang Melaksanakan Bimbingan Konseling dalam Keluarga

Pihak–pihak yang melaksan akan bimbingan dalam keluarga adalah orang yang paling mengerti dan memahami karakter anggota keluarga. Adapun pihak – pihak yang dapat melaksanakan bimbingan dan konseling dalam keluarga, diantaranya :

Ayah /Ibu (suami/istri)

Ayah/ Ibu adalah tumpuan utama keluarga, tanpa adanya ayah dan ibu suatu keluarga tidak mungkin terbentuk. Ayah dan ibu adalah unit utama yang dapat mempengaruhi perilaku anaknya.

Paman / Bibi

Paman / bibi ini adalah kerabat dari pihak ayah maupun ibu. Peran paman/ bibi hamper sama dengan peran orangtua, walaupun terkadang terdapat perbedaan diantaranya.

Kakek/ Nenek

Kakek/nenek adalah pihak yang juga memiliki peranan penting dalam melaksanakan bimbingan, karena anak pada umumnya lebih dekat kepada kakek/nenek dibandingkan ayah/ibu, terutama ayah/ibu yang sibuk dengan karirnya.

Kerabat Dekat

Kerabat dekat ini biasanya lebih dikenal dengan sepupu. Anggota keluarga bisanya lebih suka mencurahkan isi hatinya kepada sepupu karena biasanya sepupu memiliki umur/sebaya dengan mereka, yang dianggap lebih memahami kondisi anggota keluarga tersebut.

Mertua

Mertua berasal dari ayah/ibu pihak suami/istri. Walaupun ada anggapan ‘mertua galak’ namun tidak semuanya seperti itu. Mungkin sajamertua dapat membantu anda dalam menyelesaikan masalah di keluarga anda karena lebih memahami karakter menantu/ anaknya sendiri.

Konselor di luar Keluarga

Konselor di luar keluarga adalah orang ahli yang didatangkan diluar system keluarga namun telah dipercaya oleh keluarga tersebut untuk membantu menyelesaikan problematika yang terjadi didalam keluarganya.

 

Jenis – jenis Bimbingan Konseling dalam Keluarga

Jenis bimbingan konseling yang biasanya dilakukan didalam keluarga diantaranya :

Bimbingan Belajar

Bimbingan belajar merupakan proses untuk membantu anak mengatasi kesulitan belajarnya. Orangtua dalam hal ini berperan mengajarkan dan membimbing,  bukan mengerjakan tugas si anak.

 

Bimbingan Ibadah/ Agama

Dengan adanya bimbingan ini, anggota keluarga dapat mengenal agamanya sendiri, kaidah ataupun ajaran yang berlaku dalam agamanya sehingga memungkinkan untuk lebih mendekatkan diri kepada yang kuasa.

 

Bimbingan Akhlak

Seorang individu mempunyai akhlak, awalnya adalah hasil dari bimbingan orangtuanya dalam lingkungan keluarga, pengaruh yang tidak sengaja akan dapat diperoleh melalui pengamatan panca indera, yang tidak disadari masuk dalam pribadi anak atau individu.

 

Oleh karena itu, akhlak merupakan sebagian cermin dari tingkah laku individu,  maka keberadaan akhlak itu harus tetap dibina dan diarahkan karena akhlak sebagai penuntun kebaikan dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Disinilah letak pentingnya pembinaan akhlak terhadap anak, guna mencapai tujuan yang dikehendaki. Adapun bimbingan yang menyangkut masalah akhlak ini antara lain adalah mengajarkan anak untuk bersopan santun, berkata yang baik dan benar, menghormati dan menghargai orang lain.

 

Bimbingan Orientasi

Bimbingan orientasi ini dimaksudkan untuk member arah atau gambaran kepada anggota keluarga dalam kehidupan. Misalnya membimbing anak dalam mencapai cita – cita dan keinginannya.

 

B. Bimbingan Konseling Penyelesaian Masalah

Jika anggota keluarga mengalami masalah, jangan memarahinya. Karena hal ini akan memperburuk keadaan. Usahakan untuk membantu anggota keluarga mencari jalan keluar dari masalah yang  sedang dihadapinya.

 

Bimbingan Keterampilan Hidup

Keterampilan (skill) ini dapat diartikan sebagai kemampuan untuk membuat dan mengimplementasikan konsekuensi pilihan untuk mencapai tujuan. Contohnya, apabila seorang anak ingin memiliki keterampilan asertif atau mengelola stres, maka dia harus membuat dan mengimplementasikan pilihan-pilihan yang efektif untuk mencapai keinginan tersebut (Yusuf, S., 2003:1 ).

 

Sementara keterampilan hidup diartikan sebagai sikap dan kemampuan untuk menghadapi berbagai problema kehidupan secara wajar, proaktif dan kreatif menemukan solusinya. Kecakapan atau keterampilan hidup ini meliputi kecakapan umum (general life skills) dan kecakapan spesifik (specific life skills). Kecakapan umum terdiri dari atas (1) kecakapan pribadi (personal skills): kecakapan mengenal diri, kecakapan belajar, kecakapan beradaptasi, kecakapan mengatasi masalah (copeability), kecakapan berpikir, kemandirian dan bertanggungjawab; dan (2) kecakapan sosial (social skills):  kecakapan berkomunikasi, kecakapan bekerja kooperatif dan kolaboratif, serta sikap solidaritas.

Penutup

3.1. Kesimpulan

Dalam bimbingan konseling terdapat berbagai jenis atau ragam bimbingan konseling: bimbingan akademik, bimbingan sosial-pribadi, bimbingan keluarga dan bimbingan karier. Bimbingan akademik yaitu bimbingan yang diarahkan untuk membantu para individu dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah masalah akademik. Seperti, pengenalan kurrikulum, pemilihan jurusan, penyelesaian tugas- tugas dan lain sebagainya. Bimbingan sosial-pribadi, merupakan bimibingan untuk membantu para  individu dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial pribadi.

Bimbingan keluarga ialah upaya pemberian bantuan kepada para individu sebagai pemimpin/anggota keluarga agar mereka mampu menciptakan keluarga yang utuh dan harmonis, memberdayakan diri secara produktif. Bimbingn karier yaitu bimbingan untuk membantu individu dalam perencanaan karir.

3.2. Saran

`Demikian makalah ini kami susun. Semoga apa yang telah kami uraikan diatas mengenai bimbingan akademik, bimbingan sosial-pribadi, bimbingan keluarga, bimbingan karier. Sedikit banyaknya member manfaat kepada kita semua. Dan kami menyadari sebagai manusia biasa memang tidak luput dari kesalahan tidak terkecuali dengan makalah yang kami buat.  Untuk itu, kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan demi tercipta nyamakalah yang lebih baik lagi. Semoga makalah ini bermanfaat untuk kita semua. Amin.



Daftar Pustaka

 Juntika Nurisan, Achmad. 2006.  Bimbingan  dan  Konseling dalam Berbagai Latar Kehidupan. Bandung: Refika Aditama

Jauhari Muhammad, Wardati. 2011. Implementasi Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Pustakaraya




NB: Bagi yang ingin request materi lain juga bisa!

Continue reading Bimbingan Konseling Menurut Ragam Masalah