, ,

Rekomendasi Drama Korea yang Cocok ditonton saat #DirumahAja


 4 Drama ini pas banget ditonton, salah satunya The World Maried

1. Rugal-On Going (2020)
Foto dari Entertain naver

            OCN selalu saja memberikan tontonan yang menantang. Genre action yang dibawanya bisa menyihir pemirsa, termasuk Rugal ini. Drama aksi yang disutradai oleh Kang Cheol-Woo dan penulis naskahnya adalah Rilmae. Tokoh utama drama ini adalah Choi Jin-Hyuk( Ahjussi berkarisma. Euy! Ganteng pisan). Ahjuhsi keren berperan sebagai Kang Ki-Beom detektif handal yang sedang menyelidiki sebuah kasus. Ada momen saat dia pulang di rumah tiba-tiba saja istri dan anaknya ditemukan tewas. Ia pula harus melawan pembunuh keluarganya. Sayangnya, Ki Boem kalah, dan juga matanya dicongkel oleh kelompok misterius. Saat Ki Boem bangun tiba-tiba menjadi tersangka. Ia pula didekati oleh NIS yang memintanya secara paksa ikut kelompok Rugal. Organisasi rahasia yang dipimpin oleh NIS untuk memecahkan kasus Geng Argos yang sangat meresahkan itu.

Pemeran Rugal:

Choi Jin-Hyuk berperan sebagai Kang Ki-Beom
Jo Dong-Hyuk berperan sebagai Han Tae-Woong
Jung Hye-In berperan sebagai Song Mi-Na
Kim Min-Sang berperan sebagai Choi Geun-Cheol
Park Sun-Ho berperan sebagai Lee Gwang-Cheol
Jang In-Sub berperan sebagai Bradley
Jang Seo-Kyung berperan sebagai Susan
Park Choong-Sun berperan sebagai Section Chief Oh
Park Sung-Woong berperan sebagai Hwang Deuk-Koo
Han Ji-Wan berperan sebagai Choi Ye-Won
Yoo Sang-Hoon berperan sebagai Min Dal-Ho
Park Jung-Hak berperan sebagai Ko Yong-Deok
Kim In-Woo berperan sebagai Choi Yong
Yoo Ji-Yeon berperan sebagai Jang Mi-Joo
Ji Dae-Han berperan sebagai Bong Man-Cheol
Kim Da-Hyun berperan sebagai Seol Min-J

Jangan lupa Rugal tayang setiap hari : Sabtu dan Minggu 
Jumlah episode: 16
Rating : 3,8% dari Seol
Nilai dariku: 8,7 Bagus soalnya Menantang!

2. Memorist-On going (2020)

foto dari : Asianwiki
Drama bergenre thriller dan mystery yang dibawakan tvN memang tak ada duanya. Selain menarik, drama Memorist ini menyuguhkan suatu hal yang unik. Menceritakan tentang Dong Baek yang diperankan oleh Yoo Seung Ho seorang anak SMA. Dia mempunyai kekuatan supra natural, "Bisa Memindai Ingatan Seseorang hanya dengan Memegang badan korban". (Hebat cuy! Jika aku jadi Dong Baek bakal kupegang dosbim sama doi. Eh!). Kekuatan membaca memori seseorang itulah yang Dong Baek gunakan agar ia bisa menjadi detektif. Dong Baek ingin menangkap pelaku kejahatan sebanyak-banyaknya. (Sungguh mulia engkau Oppa!) Dan akhirnya ia harus berurusan dengan pembunuhan misteri yang membunuh secara berantai. Mau tau cerita selanjutnya? Cepat tonton, gih!

Rating saat ini: 3,4% di Korea
Nilai dariku: 7,8 soalnya agak berbelit hehehe
Bagian Pemeran utama:

Yoo Seung Ho sebagai Dong Baek
Lee Se-Young sebagai  Han Sun-Mi
Cho Seong-Ha sebagai Lee Shin-Woon

Pendukung Dong Baek sekaligus Tim:

Ko Chang Seok sebagai Koo Kyung Tan
Yun Ji On sebagai Oh Se Hoon
Jun Hyo Seong sebagai Kang Ji Eun

Tim dari Han Sun-Mi:

Kim Yun Hee sebagai Jung Mi Ja
Jung Ha Joon sebagai Hwang Bong Kook
Lim Se Joo sebagai Lee Seul Bi

Pembacaan naskah pertama 2 Desember 2019
Sutradara: Kim Whee, So Jae Hyun
Penulis: Jae Hoo (webcomic), Ahn Do Ha, Hwang Ha Na
Total Episode :16
Jadwal Tayang: Rabu & Kamis 20:50 WIB

3. Find Me in Your Memory
Foto dari AsianWiki

Drama dari MBC juga jangan disepelekan. Drama ciamik yang disutradai oleh Oh Hyung Jong ini menceritakan seorang pembawa berita, Kim Dong Wook. dong Wook atau dalam perannya sebagai Jung Hoon mempunyai penyakit dalam mengingat, hyperthymesia. Sebuah gangguan penyakit dimana akan mengingat seluruh mili detik dalam hidupnya. Berseberangan dengan lawan mainnya Moon Ga Young yang berperan sebagai Yeo Ha Jin, seoarang aktris terkenal sering mendapatkan tokoh antagonis itu mempunyai hal buruk dalam masa lalunya. Hingga dia tidak mengingatnya. Set Ha Jin itu temannya mantan pacar Dong Wook. Adudu. Si cewek pemeran utamanya lembut tur blak blak an. ASOYY!

Details Drama Korea Find Me in Your Memory
Judul: 그 남자의 기억법 / Geu Namjaui Gieokbeop
Biasanya disebut: Memoirs of the Man
Genre: Melodrama, romance
Episodes: 32
ditayangkan: MBC, Viu (international)
Jadwal tayang: Rabu dan Kamis jam  20:55 (sehari 2 episode)
Original Soundtrack: Find Me in Your Memory OST
Sutradara: Oh Hyun Jong
Penulis: Kim Yoon Joo

Daftar Pemain
Kim Dong Wook as Lee Jung Hoon
Moon Ga Young as Yeo Ha Jin

Rating:
Nilai dariku: 8 Cukup Bagus

4. The World of the Married
 
Foto dari Asian Wiki

Serial drama yang ditayangkan oleh JTBC ini adalah drama terbooming hari ini. Mengkisahkan kehidupan saat pernikahan membuat para pecinta K-drama maupun non K-drama tertarik melihatnya. Untuk itu pula saya sarankan sasaran penonton adalah 17 tahun ke atas karena ada suguhan adegan dewasa. Jin Sun Wo yang diperankan oleh artis kawakan Kim Hee Ae dimana ia sebagai seorang dokter plus ketua asosiasi dokter yang disegani. Dokter wanita yang terlihat sempurna dari segi keluarga dan uang. Tapi, di balik itu semua ia dikhianati suami dan sahabatnya. Perselingkuhan yang ganti diselingkuhi. Trauma seorang pskiater. Drama yang bikin misuh. Bikin nyakar para pelakor. Bikin gamplok, bejek-bejek, intinya bikin naik darah, ya drama ini.

Drama yang menduduki top ranting dari seluruh drama korea.
Nilai dariku: 8.9

  • Jam tayang: Jumat dan Sabtu
  • Sutradara: Mo Wan ll
  • Penulis: Joo Hyun



Daftar pemain The World of the Married
  • Kim Hee Ae sebagai Ji Sun Woo (Tokoh Utama Bu Dok tegar dan tabah)
  • Park Hae Joon sebagai Lee Tae Oh (Suami Kampret tukang selingkuh)
  • Han So Hee sebagai Yeo Da Kyung (Mbak-mbak pelakor yang nggak tau diri)

Tokoh selanjutnya, nih!
  • Park Sun Young sebagai Go Ye Rim
  • Kim Young Min sebagai Son Je Hyuk
  • Chae Gook Hee sebagai Seol Myung Sook
  • Lee Geung Young sebagai Yeo Byung Gyu
  • Kim Sun Kyung sebagai Eom Hyo Jung
  • Jeon Jin Seo sebagai Lee Joon Yeong
  • Park Choong Sun sebagai Ma Kang Seok
  • Jung Jae Sung sebagai Gong Ji Cheol
  • Lee Moo Saeng sebagai Kim Yoon Gi
  • Kim Jong Tae sebagai Ha Dong Sik
  • Seo Yi Sook sebagai istri Ketua Choi
  • Lee Hak Joo sebagai Park In Gyu
  • Shim Eun Woo sebagai Min Hyun Seo







Nah, itu dia drama-drama yang mantul buat diliat. Cuss, tonton sebelum nyesel.



Continue reading Rekomendasi Drama Korea yang Cocok ditonton saat #DirumahAja
,

Cerpen "Undangan dari Alas Purwa"

Undangan dari Alas Purwa
Oleh Veronica


Siang itu tampak biasa saja. Semua terlihat normal. Guru-guru mengajar di kelas dan yang lain berdiam di kantor menyiapkan bahan ajar mereka. Aku pun masih nampak santai, seperti bagian guru penunggu di kantor. Berbincang tentang liburan guru kali ini.

"Kita mau ke mana?" tanya Bu Tutik, guru matematika. Guru yang paling bersemangat untuk berlibur. Bagaimana tidak setiap hari waktunya dihabiskan untuk angka dan rumus. Membosankan!

"Entah," jawan Pak Karni, guru sejarah. Ia tampak menjawab dengan parau tak ada semangat sama sekali.

"Alas Purwa, saja," entah siapa yang mengatakan.

Jantungku berpacu cepat. Ini ide gila! Kenapa harus ke sana. Apa yang dipikirkan guru itu? Alas yang wingit itu malah ingin dikunjungi. Pikiranku kacau. Hawa kantor pula sudah berubah aneh, dingin mencekam.

"Bu Mya, waktunya mengajar. Kasian anak-anak menunggu Anda!" Bu Isti mengomandoku segera ke kelas, fiuh! Aku bisa bernapas lega. Pikiran negatifku dibayar wajah ceria murid yang sudah menungguku.

Melihat jam tangan yang kupakai, kegiatan melamunku tadi sangat menguras waktu. Ku putuskan mengambil jalan pintas dengan memakai pintu belakang.

Di sekolah ini setiap ruangan ada 2 pintu. Depan dan belakang. Pintu depan biasanya dipakai pada umumnya murid dan guru. Sedang pintu belakang jarang dipakai karena jalannya bersentuhan langsung dengan kebon. Kebon yang lebat, begitu menyeramkan. Pilihan buruk jika memakai pintu itu. Entah mengapa aku memakainya.

Aku berjalan cepat menuju kelas. Semua anak tampak patuh segera membuka pelajaran Tematik Tema 6. Mereka mendengarkanku, maka itu aku menyayangi mereka. Tak ada pemberontakan sama sekali seperti murid kelas lain.

Usai waktu mengajar, waktunya pulang. Pikiran tentang Alas purwa masih menggelayuti. Seakan itu adalah undangan besar untuk kami. Aneh guru penyebut alas itu saja belum diketahui.
##
Alam menunjukkan sisi gelapnya. Kumandang adzan tanda penyambutan petang terhadap malam yang akan datang. Langkahku kujejakan menuju kamar mandi. Masih remang-remang karna lampu belum dinyalakan.

Ada yang aneh. Suara gemericik air jatuh sangat terdengar nyata. Bahkan, tambah deras ketika aku semakin mendekat. Rasa penasaran ini bertumbuh lebat bersama was-was yang menjalar di setiap bulu kudukku. Aku sudah merinding.

Aku mendekat. Semakin mendekat. Penasran dan ketakutan membuatku berani melihat lebih jelas. Terlihat bagian kaki yang mengambang.
'Deg' mengambang! Kaki!

Teringat kata mbahku dulu, "Lek surup setan podo metu! Ati-ati!"

Ku beranikan menengok lebih jauh. Set! Dia berlari ke arah Barat. Perempuan sudah dipastikan. Tidak biasanya hantu ke mari. Aku makin menguatkan peganganku pada tembok.

"Buk, ono demit!" teriakku. Tubuhku lemas tak berdaya. Ketakutan sudah merasuki diriku.

"Endi?" tanya Ibuk

"Sudah kabur," ucapku lemah.

Ibuk menuntunku ke jalan pulang. Kamar mandi kami memang jauh dari rumah. Terkesan angker sudah umum dinyatakan oleh semua penghuni rumah. Juga, para tetangga.

###
'Deg'

Suasana tempatku tiba-tiba merasakan hal mistis menguat. Entah siapa yang merubahnya aku dan ibuk sudah berada di Alas Purwa bersama rekan kerja lainnya. Perubahan dimensi yang tak pernah kuduga.
Berarti undangan alas purwa itu nyata. Aku semakin ingin pulang tapi bagaimana caranya.

Tempat kami semua seperti sudah diatur. Guru-guru lain di bawah pohon dekat danau. Aku dan bersama orang asing sudah berada di atas ranting pohon. Ada suara menggema.

"Jika kau ingin pergi dari sini, ikuti kompetisi kematian. Bagi yang lolos akan pulang selamat. Sedang para pecundang akan di sini selamanya!!" suara itu menggegar.

Entah adrenalin dari mana, aku mencoba melompati dari pohon ke pohon. Sebab, setiap pohon yang kupijak akan tumbang. Aku bisa jatuh ke air yang dalam itu. Parahnya jarak antar pohon kurang lebih 2 meter. Sial!

Ku paksakan untuk berani, lompatanku berjalan terus. Menuju pondok. Rumah kayu di atas air. Seperti kompetisi semua menginginkan kemenangan. Jika dilihat dari posisi tempat berpijak awal aku lebih unggul. Mereka berada di air saat tanah tiba-tiba berubah horisontal.

Sampai! Aku sudah menuju pondok.
"Sampai di sini kalian harus bisa menjawab pertanyaanku. Ketidakbisaan itu membuatmu berjalan tenggelam di air. Hahahahaha!" suara besar itu kembali hadir.

2 teman guruku sudah menyelesaikan kompetisi ke dua. Aku berniat menjawab dan benar! Aku melihat di samping ibukku. Tak mungkin dia harus di sini.

"Aku ingin ibuku yang meninggalkan hutan ini. Aku tak ibuku di sini," jawabku atas permintaan apa yang kubuat.

"Baiklah, aku kabulkan. Dan, kau! Cepat masuk ke air!" sial demit ini kejam. Aku harus masuk ke air berjibaku bersama hewan buas gila di dalamnya.

Airnya sangat keruh. Sangat menyebalkan. Aku yang tak bisa berenang tiba-tiba saja bisa. Aneh. Aku harus melewati arus aliran ini dengan buaya di bawahku. Bisa saja aku dimakan. Kekalutan masih menjumpaiku. Benar-benar mengerikan!

###

"Veee!"
Suara teriakan itu terdengar nyata. Bagaimana bisa suara ibuk masih berada di sini.

"Bangun! Udah pagi! Jangan molor! Bangun! Kamu itu anak perempuan! Kerjaanya bangun siang!" lantang suaranya, membuatku membuka mata.
Kamar! Sial peristiwa aneh itu sekadar mimpi burukku.
 
Continue reading Cerpen "Undangan dari Alas Purwa"
,

Tulisan Kecil dari Aku untuk Kamu yang Berjuang di Atas Pandemi

Sebuah Kata
Oleh: Veronica


Jangan berhenti bergerak hanya karena kamu melihat kegagalan di sekitarmu. Mungkin saja, ini sebuah kesempatanmu untuk berjalan lebih lanjut.  Hidup memang berisi masalah. Hal memang sudah biasa, bukan? Adanya kita agar memecahkan solusinya. Bukan diam dan takut menghadapinya. Sebuah masalah akan indah jika kita dengan lantang berbicara, "Aku berani menghadapinya" dan maju ke depan menantang masalah itu. Jika seperti itu, dia yang datang tanpa ampun itu bangga terhadapmu sebab kau berani mencoba untuk menguliknya. 

Kuatkan tekad tuk hadapi bersama prinsip yang kau genggam.

Prinsip sangat diperlukan saat kau sedang kesulitan. Adanya prinsip menjagamu untuk tak goyah. Kau tetap pada pendirianmu hingga tak akan keluar dari jalur perjalananmu.

Prinsip pula menjadikan sandaranmu agar tak jatuh. Pertahankan prinsipmu!

Jika masalah datang segala emosi negatif pasti memberi jarak dekat.Tahan semua itu, jangan sampai kau terpancing dan melakukan hal di luar kendali. Kamu pasti bisa. Aku tak bohong! 

Hey jangan melihat sekitarmu ketika aliran positif ini kuberikan padamu! Sekiranya kau mampu untuk melakukan apa saranku lakukanlah, Oke? Jangan terlalu serius! Jalani dengan sekuat tenagamu. Hidupmu adalah milikmu. Berikan yang terbaik untuk dirimu sendiri.

Oh, Ya!
Ketika kau belum bisa mencapai hal yang menurutmu puncak dari segala tujuanmu, sedangkan orang lain sudah menggapainya dengan mudah. Jangan iri, ya. Usahamu takkan menghianati hasil. Semua yang kau lakukan itu tak akan sia-sia. Kamu malah beruntung bisa merasakan sulitnya saat menuju impianmu. Itu adalah pengalaman luar biasa, bukan?

Dan, juga.
Saat kau sudah berusaha di puncak, jangan mudah bangga! Maksudnya ambisius dan tidak cepat puas. Di sini jangan sampai kamu takabur atas apa yang kamu peroleh itu. Ingat Sang Pencipta juga membantumu sampai pada titik itu. Jadi, sisihkan sebagian untuk bersedekah dan zakat.

Aku pun ucapkan padamu atas kesuksesanmu, kamu berhak atas itu. Kamu hebat. Saat kau baca tulisan ini. Jangan lupa bangkit ketika kamu menyerah. Aku mendukungmu lewat jauh. Lihat sekitarmu di setiap aura negatif adahal positif yang menyelip. 

Jangan pernah berpikir melakukan hal yang konyol? Mengapa aku menyebutnya konyol? Karena kamu rela untuk menyerah atas impiammu itu. Kamu rela untuk pasrah dan lepaskan begitu saja atas apa yang sudah kamu lakukan saat ini.


PESAN KHUSUS!
Bagi saat ini yang sedang berjuang, semangat kita berjuang bersama. Kita akan lalui bersama. Kita akan melakukan hal baik, bukan? Semua warga negara, warga pribumi, dan semua yang merasa memiliki bumi ini. Pandemi/ Corona adalah masalah yang harus kita atasi bersama bukan perseorangan. Jangan egois! Jangan menang sendiri! Merangkul bersama hadapi dengan kegiatan nyata. Jangan panik atau takut. Tetapkan akalmu pada pikiran positif.

"Everything Gonna be Okay"

KITA PEJUANG TANGGUH
Usir Pandemi! hehehe


Continue reading Tulisan Kecil dari Aku untuk Kamu yang Berjuang di Atas Pandemi
,

Puisi "Celoteh Kehidupan"

Celoteh Kehidupan
Oleh Veronica


Kami duduk bersama
Mengulang kisah lama
Kisah anak SMA yang biasa
Kami berdialetika mesra tanpa cinta

Satu jam kami mengulang masa
Merajut tawa menghadap cita cita
Duduk kita makan bersama menambah rasa
Kekeluargaan yang terus kita ikat dengan mesra

Celoteh kehidupan sudah biasa
Ceritakan kita pada pengalaman hidup
Agar sesama teman kita bernasihat
Tak sesat dikemudian kelak

Sayang seribu sayang pertemuan kita sulit ada
Hanya pada pesta pernikahan kita bersama
Pelik memang, tak semua sanggup ada
Begitulah kehidupan
Pertemuan perpisahan sering menyapa

Tulungagung, 20 Juni 2019
Continue reading Puisi "Celoteh Kehidupan"
, ,

7 Keuntungan Berada di Rumah saat Corona Datang

7 Keuntungan Berada di Rumah saat Corona Datang




Setiap orang yang biasanya belajar di luar rumah pastinya merasa stress atau kualahan dengan tugas menumpuk. Bisa-bisa mereka jenuh dan bosan terhadap apa yang dialami. Semua aktivitas harus dilakukan di rumah. Tak bisa melakukan hal lain di luar rumah kecuali membeli hal yang sangat PENTING. Semua masalah berawal dari penyebaran virus yang ada. Corona Virus atau dikenal dengan COVID-19. Semua harus bekerja di dalam rumah kecuali pekerja yang sangat penting dan harus bekerja di luar. Efek Covid-19 ata Corona Virus sangatlah besar. Hampir semua pekerja mengeluhkan dampak negatifnya. Untuk pelajar pun seperti itu. Tapi siapa sangka belajar di rumah pula ada keuntungannya

1. Istirahat sejenak dari kepenatan
Bisa-bisanya malah kepenatan istirahat? Tentu bisa pertemuan dengan berbagai karakteristik orang membuat kita menjadi stress, kita harus bisa mengkondisikan kita agar dapat memaklumi mereka. Kita harus bisa mawas diri dalam menjaga tingkah laku kita. Semua merumitkan dan perlu tenaga. Perlu banyak pemikiran juga.

2. Akrab dengan Keluarga
Adanya belajar di rumah saat corona hadir kita bisa menjalin hubungan sosial dengan keluarga setelah sekian lama kita disibukkan oleh urusan pribadi masing-masing. KIta yang selama ini menghabiskan waktu di luar rumah yang membuat renggang hubungan antar anggota keluarga bisa memulai kembali membangun pondasi baik agar keluarga menjadi tempat ternyaman kita. Meski ada beberapa orang yang sudah lam asing dari keluarga. Atau mal dari keluarga banyak masalah. Akibatnya sering keluar rumah untuk menghindari perdebatan kecil. Saat ini waktu kalian perbaiki itu semua. Ayo melangkah kuatkan keluarga kalian!

3. Rebahan
Jika selama ini kamu banyak kegiatan melebihi batas kemampuanmu. Kamu bisa melakukan rebahan untuk saat ini. Kamu bisa merilekskan kinerja badanmu. Kamu bisa bersantai setelah melakukan belajar ataupun bekerja selama di rumah.

4. Pandai Kontrol Waktu.
Padahal di rumah mana bisa pandai kontrol waktu?
Bisa dong. Kalian pasti dituntut pandai kontrol waktu agar pekerjaan rumah yang semestinya dilakukan bersamaan itu ada pekerjaan luar rumah yang mantul sangat deadline-nya. Itulah yang harus diatur dengan stabil agar selesai semuanya. Kalau tidak, semua akan ribet dan rumit. Bisa dibilang keteteran! OH NO!

5. Membuka Peluang Usaha 
Corona virus datang bisa membuatmu membuka peluang usaha di rumah. Kamu bisa saja membuat hal yang sangat berguna untuk orang lain juga dirimu sendiri. Misalnya kamu membuat bacaan yang dapat dimanfaatkan oleh orang lain di media sosialmu atau membuat tulisan yang dimuat dalam media cetak online yang memberi gaji. Kamu bisa juga membuat maske, handsanitiser, bahan make up, alat permainan atau hal lain yang dapat mengisi kekosonganmu.

6.Membuat Pesan Positif untuk Semua orang
Apa sih keuntungan pesan positif itu? Buang-buang waktu!
Hey! Tidak ada yang tidak bermanfaat selama kita mempunyai niat yang baik. Pesan yang positif dapat memberikan udara segar bagi kita yang sedang dirundung kegelisahan akibat teror virus yang mengancam negara kita. Pesan positif pula juga bermanfaat untuk mengurangi ujaran kebenciaan yang sudah membeludah di media sosial akhir-akhir ini membuat orang menjadi kurang waras.

7. Intropeksi Diri
Ya! Ini poin penting dari datangnya Corona Virus. Kita yang saat ini sebenarnya sedang diuji seharusnya bisa bercermin pada diri sendiri. Bagaimana kelakuan kita sat ini. Sudah baikkah? Atau adanya Corona Virus malah membuat kita semakin gila kendali. Lupa diri dan sering mencaci. Kita saat ini sedang diberi waktu panjang untuk muhasabah diri dan memperbaiki diri, bukan malah semakin menjadi-jadi.

Jadi bisakah dengan adanya Virus Corona itu kita memakai akal dan nurani kita agar berbudi? Kita adalah makhluk spesial yang Tuhan ciptakan hingga dikaruniai akal. Pergunakan dengan baik bukan semena-ena.
Continue reading 7 Keuntungan Berada di Rumah saat Corona Datang
,

Puisi "Surat untuk Tuan Pemantik Kata"


Surat untuk Tuan Pemantik Kata

Oleh Veronica


Gemeriak mengusik sepi

Melalui celah nurani ada yang bersembunyi

Menilik tiap lekuk tangis yang disimpan sendiri

Bibir terucap manis seakan ia menyakinkan diri



Ah elok nian, Tuan

Bermanja dengan kata lupa pada Dinda

Seakan kata sudah mampu membuatnya bahagia

Tak sadar lagi jika ia sedang bermain lara



Tuan?

Apakah kau lupa, jika tiada menyadarkan jeda

Agar semakin kritis bertindak, bukan semena



Tuan ah bukan tuan

Kau tau, Dinda anggap kau baginda raja

Tapi kau anggap Dinda seorang hamba

Pantas sekali kau campakan dan hujami luka



Dinda sudah lama menanggung derita

Tapi, kau masih saja bersuka cita

Di ambang nelangsa Dinda menykinkan diri

Seakan tak peduli perih ia memilih pergi



Pantas!

Inilah kepantasan yang harus dibawa lari

Biarkan rengekan kepulangan yang didendangkan Tuan seorang diri



Bah!

Dengan compang camping sayatan pedih Dinda menjahit tawa

Bukan lagi ironi lagi, ini benar nyata

Selamat tinggal Tuan Kata


Tulungagung, 6 April 2020

Continue reading Puisi "Surat untuk Tuan Pemantik Kata"
,

Cerpen "Everything Gonna Be Okay, versi Juminten"



              
  Painem, simboknya Juminten. Painem adalah simbok yang nelangsa dan harus berjuang menyekolahkan Juminten hingga rela bekerja di luar negeri. Painem dulu adalah seorang kembang desa yang diperebutkan para perjaka di desanya juga desa tetangga. Saking cantiknya, Painem hanya tunjuk jari saja untuk memilih lelaki yang menjadi pendamping hidupnya. Sayangnya, Painem sudah mempunyai calon sendiri. Tetangga samping rumahnya, Kuncoro. Laki-laki yang tak rupawan dan juga pemalas. Setiap hari kerjaannya hanya ngopi dan ngrokok. Disuruh mengurus sawah bapaknya saja tidak sudi. Benar-benar nggak bisa dijadikan kepala keluarga yang bijaksana. Ndilalahnya Painem malah menyukai Kuncoro. Kata Painem, cinta itu emang lucu. (Lucu gundulmu, Nem! Guoblok! Simbok Painem pernah berbicara seperti itu.)
Painem dibutakan cinta, sampai memaksakan simboknya untuk menikahkan dengan Kuncoro. Painem yakin Kuncoro bisa berubah. Tapi, sampai Painem punya anak pun Kuncoro masih sama saja.

Enam bulan sebelum menjadi TKI, Painem berdebat dengan Kuncoro.

      "Mas, aku mau jadi TKI! Juminten butuh duit untuk sekolahnya. Kamu mbok yoo bekerja. Aku capek jadi kuli terus!" Painem sudah jengah dengan suaminya ini.

     "Halah! Biasanya kamu yang kerja. Kalau mau jadi TKI ya, silakan!" Kuncoro tak peduli. Ia melanjutkan menyesap rokok yang baru saja dibelikan Juminten, anaknya. Kuncoro bakal ngamuk jika tak mendapatkan jatah rokoknya. Tak peduli keuangan keluarga mereka seret.

      "Mas, sampean masih bisa nyantai kaya gini? Juminten sudah kelas 3 SMA, mau kuliah!" teriak Painem.

     "Tinggal nikahkan saja. Nggak usah repot-repot kuliah! Ngabisin duit. Buat ngerokok aja kau belikan aku yang kere!" ujar Kuncoro.

                   Painem sudah nggak kuat dengan Kuncoro. Betul kata simboknya, "Membangun keluarga ndak butuh dengan cinta saja perlu keuangan juga" bukannya matre. Tapi, memang seharusnya Kuncoro peduli dengan keluarganya. Mencarikan nafkah untuk menghidupi keluarga kecil mereka. Bukan malah berpangku tangan pada istrinya. Dempor, lek!

                Sudah Painem putuskan untuk bekerja di luar negeri. Painem bakal bekerja, menabung dan setelah itu membuka usaha warung. Di desa mereka hal lumrah jika istri yang bekerja dan seorang suami yang mengurus anak. Painem adalah seorang salah satu jenis istri yang bekerja.

            Painem telah menjadi buruh Formusa. Bekerja keras untuk anak semata wayangnya. Ia tak mau jika Juminten seperti mboknya ini. Baru saja, Painem selesai memasak. Dilihat dari jam tangan yang dipakai sudah pukul 1 malam. Hapenya tiba-tiba berdering. Juminten tertulis dalam layarnya.

          "Assalamualaikum, buk," sapa Juminten

           "Waalaikumussalam, Nduk. Ada apa telpon tengah malam?" tanya Painem khawatir.

          "Buk, bapak mau jodohkan Juminten. Juminten ndak mau. Masih ingin kuliah"  cicit Juminten.

             Painem menghirup napas dalam-dalam. Suaminya sudah keterlaluan. Bisa-bisa saat masa ujian Juminten diganggu pikiran bodoh bapaknya. Juminten meskipun anak yang pandai, dia masih labil. Ini bisa mempengarui nilai Juminten.

      "Ibuk bakal bicara dengan bapakmu. Nggak usah khawatir, Nduk. Kamu bakal kuliah," Painem menenangkan gelisah anaknya.

         Painem harus tegas dengan suaminya. Ia ingin berbicara dengan majikannya. Majikannya sangat baik padanya. Tidak menyangka juga majikan Painem masih muda. Seorang aktor terkenal di negara Taiwan. Tempat Painem bekerja. Jika ditaksir umur, 22 tahun. Masih muda, bukan. Sebutan kita biasanya, kinyis-kinyis. Tampan, tinggi, mancung, plusnya baik hati. Namanya Li Hong Yi.
Foto Hong Yi

        Setiap ada masalah Li Hong Yi biasa bercerita dengan Painem. Bagaimana pun tinggal sendirian tidak menyenangkan. Li Hong yi menganggap Painem sebagai ibunya sendiri.

        Usai bercerita, Li Hong Yi memutuskan untuk mencarikan pengawal Juminten. Li Hong Yi tak ingin jika Painem bersedih atau memutuskan kontrak. 

       "Thank you, Mister" ucap lega Painem.

Segera Painem menulis pesan untuk anaknya.

        "Nduk, kamu ndak perlu khawatir. Ibuk sudah carikan pengawal untukmu. Sampean belajar saja yang rajin. Ini berkat majikan ibuk."
Painem

         "Matur suwun, Buk. Sampaikan pada majikan ibuk juga."
          Juminten.

   Sehari setelahnya.
          Bapak Juminten, Kuncoro datang bersama dengan Juragan Bendot. Sudah membawa hantaran untuk acara pernikahan Juminten. Padahal Juminten termasuk masih belia, 17 tahun. Waktu yang seharusnya Juminten gunakan untuk mendulang kesuksesannya. Kuncoro emang gebluk! Merebut kebahagiaan anaknya untuk dirinya sendiri.

         Juminten kalut. Ia lari lewat belakang rumahnya. Kuncoro tau langsung memanggil kawanannya yang edan semua untuk menangkap Juminten. Dari sisi lain, pengawal berjas hitam yang sudah mengawasi Juminten dari jauh langsung menghadang para bandot lenjeh itu. Juminten hanya ingin lari saja. Sampai ia tak mempedulikan bahwa di depannya ada mobil Juragan Bendot dan bapaknya. Juminten terkepung! Pengawalnya masih berjibaku dengan bandot lenjeh.

'sret!'
           Tangan Juminten ditarik oleh pemuda tampan. Mungkin bisa dibilang ketua dari pengawal itu. Bagaimana bisa Juminten tau itu pemuda tampan padahal memakai kacamata hitam? Yups! terlihat dari leku wajahnya.

"Follow me!"

Juminten hanya mengangguk dan mengikuti pemuda itu.
Telah jauh mereka berlari. Di depan mereka terlihat mobil mewah yang siap menanti mereka. Lebih tepatnya, menjemput pemuda itu.

"Are okay?" Pemuda itu tampak khawatur melihat raut muka Juminten.

"Yes, sir," Juminten menjawab lemah. Tiba-tiba saja kesadaran Juminten menghilang. Juminten dibawa masuk ke mobil itu ala bridal style. Maco!

###

Bau menyengat obat-obatan membangunkan Juminten.
"MasyaAllah!" Juminten terkejut ia berada dalam rumah sakit.
"Are you okay, Nona?" tanya pemuda yang menyelamatkannya tadi.
"Hmm"
 "Your mother call you," Pemuda itu memberikan ponselnya pada Juminten
Walah hapenya uapik tenan, seru Juminten dalam hati. 
Maafkan Juminten yang katrok. hehehe
 "Buk, ini aku sama siapa?" kata Juminten penasaram
"Nduk, itu Ling Mi Ketua Pengawal. Dia baik dan akan bertanggungjawab atas kesalamatanmu," kata Painem
"Halo Juminten, I am Hong Yi. Your Brother right know," Hong Yi ikut berbicara.
percakapan mereka sangat seru sekali. Ling Yi hanya melihat Juminten dengan tatapan dingin. Maklum kadang nggak paham bahasa jawa ketika Juminten dan ibuknya bicara. Penasaran Cuyy!
      Hidup Juminten setelah itu berubah. Ia tak lagi hidup bersama bapaknya. Ia tinggal di kota besar emm ... tepatnya di sebuah kos-kosan sederhana yang diinginkannhya. Padahal ditawarkan tempat yang lebih bagus dari pada itu.

###
           Berbulan-bulan komunikasi Juminten dan Painem berjalan baik. Painem lega anaknya nyaman dan bersekolah dengan rajin. Hari ini adalah pengumuman lolos tidaknya Juminten daftar ke UI jalur bidik misi.

Dering telpon Painem.

"Assalamualaikum, Buk. Juminten lolos. Juminten akhirnya masuk UI, Buk. Alhamdulillah," Juminten berteriak di seberang sana.

"Alhamdulillah, Nduk. Hong Yi pasti seneng dengar ini. Nanti ibuk kabarkan ke Hong Yi juga," Painem bahagia. Mimpi anaknya tercapai. Usaha kerja kerasnya untuk Juminten membuahkan hasil.

Kalau boleh tahu, Juminten dan Hong Yi berteman. Malah Hong Yi seperti kakak bagi Juminten. Sering berkabar pula mereka.
Sedang bapak Juminten? Sudah bercerai semenjak kegilaannya yang akan menjual anaknya karna tak bisa menikahkan dengan juragan tua bangka yang kaya raya. Bagaimana kehidupannya? Entahlah. Pastinya sedang dikejar rentenir akibat kalah judi.


Continue reading Cerpen "Everything Gonna Be Okay, versi Juminten"
,

Tips Menulis untuk Penulis Pemula



Cara Membuat Cerita yang Menarik

Penulis pemula selalu bingung cara membuat cerita yang menarik seperti apa. Banyak di antara mereka yang ingin langsung men dulang kepopuleran dalam menulis. Padahal, ya. Tak semudah itu untuk menulis dengan mencari ribuan pembaca. Jadi, bagaimana sih cara membuat cerita menarik itu agar pembaca menaruh minat pada kita?
Chek it out!

1.       1. Cari ide 

Sebelum membuat cerita pasti kita harus mendapatkan ide apa yang akan dimasukkan ke dalam cerita yang akan di up. Benar, bukan? Yaps.
Carilah ide yang segar. Jangan sampai membuat ide cerita yang biasa-biasa aja. Semisal:  cerita tentang Badboy jatuh cinta dengan nerd girl. Si cowok ganteng, tajir, nakal, tapi pintar. Ini klasik banget, Guys. Cari cerita yang lebih mendalam. Bukan hanya sekadar tentang cinta monyet. Coba dirubah tentang badboy yang menjadi tutor di kelas khusus misalnya, di balik sikap jahadnya ada hal menarik dalam dirinya.

2.     2. Buatlah OUTLINE

Apa sih outline itu?
Kerangka cerita. Agar ceritamu tetap pada jalur ide yang kau pilih dari awal, sebaiknya membuat outline. Apa sih isi outline itu?

·                     Bab Cerita
o        Berisi masalah inti cerita. Cerita perbab dari prolog hingga epilog.
·                     Sub bab jika ada atau diperlukan.

3.     3. Cari pasaran

Cari pasaran di sini adalah cari pembaca. Bagaimana cara mencarinya?
Cara mencarinya cukup susah gampang. Kenapa? Seorang author atau penulis harus bisa akrab dengan pembaca. Tanamkan kepada diri kita bahwa kita seorang penulis. Branding diri agar kita tidak disepelekan. Berbaik hati, utamakan adab. Jangan kita membuat image kita ini rusak akibat tingkah laku yang tidak baik. Tapi tetap saja menjadi diri sendiri.

    3.Buat khas

Boleh membaca novel penulis favorite-mu, tapi jangan sampai kamu meniru gaya penulisannya. Cari khas-nya dirimu. Buatlah cerita yang sesuai dengan karaktermu. Hingga pembaca sekali baca saja sudah paham ini cerita khasmu.

5.   4.  Istiqomah menulis

Ini adalah hal penting saat menulis. Point utamanya yang membuat skill menulismu terasah adalah dengan istiqomah menulis. Pembacamu sedikit di awal tak masalah yang terpenting kamu tetap semangat menulis. Jangan putus asa. Asah ide setiap hari. Penulis hebat adalah penulis yang bermental baja. Bukan penulis mudah menyerah apalagi semaunya. Tak beradab. BIG NO!


Sekian dari saya tips menulis agar menarik. Semangat untuk menulis. Sebab dengan menulis kamu bisa membuat sejarah untuk dirimu sendiri. Orang mudah lupa dengan semua prestasi kita tapi, tak akan pernah lupa dengan apa yang kita tulis. Bahkan, menurut Imam Al Gozali “Jika kamu bukan raja, maka menulislah.” Pun, ada seorang ulama’ yang berkata menulis adalah cara mengikat ilmu.

Sampai jumpa!
Salam literasi!
Continue reading Tips Menulis untuk Penulis Pemula
,

Surat Terkasih Untuk COVID-19


Surat Terkasih padamu Corona

Oleh Veronica


Tidak ada yang muncul
Tiba-tiba datangmu membuat gaduh seenaknya menyebar ke sana-ke mari
Membuat panik semua negeri
Ribuan korban telah melayang
Kau tak peduli ketakutan selalu menghampiri bersama
Ratusan kabar palsu yang membuat ngeri

Coronaku Sayang
Bisakah engkau berdiam diri sebentar saja
Karna masih banyak kerakusan datang di sini
Oknum-oknum pembenci damai seang berpesta menyambutmu
Menjadikan engkau sebagai santapan manis untuk membuka emosi

Coronaku Sayang
di sini sudah banyak hati yang mati
Mencari celah hanya untuk sebuah eksistensi
Aku tak tau kenpa jadi begini
Bukankah datangmu membuat warga bumi bermusahabah diri?

Mengenang laku agar memperbaiki

Coronaku Sayang
Milyaran insan berebut tuk menghindari
Rela pontang-panting
Tak mau tersentuh olehmu

Tapi, Coronaku Sayang
Ribuan, bahkan jutaan kaum tak berduit hanya diam
Memeriksakan pada orang yang ahli saja tak berani
Terlalu beresiko!

Tabungan mereka sebatas untuk modal hidup
Rerempahan sulit pula dihidangkan
Bukankah ini kemalangan?

Coronaku ...
Mari kita berdamai
Biarkan warga bumi menyadari dan sadar empati
Coronaku aku tak menyalahkanmu
Ini hanya sebuah kebetulan, untuk menyadarkan akan hati untuk lebih bersih


        Untuk kita semua yang sedang berjuang. Bersama kita belajar lebih berempati. Bukan hanya memikirkan diri sendiri karna kita hidup di Bumi. Sahabatku, jadilah kita yang bisa menjadikan pelajaran atas semua musibah ini. Marilah kita belajar untuk menjaga diri. Kita semua berhak untuk melanjutkan hidup. Jangan sampai egois karna kita ini bukan makhluk sendiri, kita adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan orang lain. Buat kalian yang sedang menimbun masker, memakai apd seeanak jidat. Hayo sekarang lebih sadar, ada yang lebih membutuhkan. Para garda depan kita bersusah payah untuk menjaga kita semua agar terhindar dari virus ini.

Jangan lupa cuci tangan setiap sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. Kita bisa melewatinya,

CAYOOO!!
Continue reading Surat Terkasih Untuk COVID-19