,

Karna Semua Pernah Mengalaminya

 



    Kita selalu pernah dalam masa tidak baik-baik saja, juga pernah menjadi tokoh antagonis dalam kisah orang lain. Meski banyak perkataan jika semua tergantung pilihan dan atas segala pilihan yang diambil akan menjadi sebab akibat bagi diri kita. Tidak sepenuhnya benar, jika kita harus tenggelam di dalam pilihan penyesalan tanpa akhir.


    Apa yang menurut kita baik, belum tentu baik menurut orang lain. Begitulah cara berjalannya sebuah fase kehidupan. Berada di atas, di bawah, atau berada pada kekosongan tanpa ingin memilih ini dan itu. Semua pernah mengalaminya. Tak ada yang salah akan hal itu.

    

    Apa yang pantas,apa yang tidak pantas semua pernah mengalaminya. Merasa bersalah atas pilihan yang diambil. Merasa tak pantas mendapatkan apa yang telah diraih. Merasa iri atas apa yang diperoleh orang lain. Semua orang pasti pernah mengalaminya.


    Bukan suatu kesalahan, jika kita berada di posisi itu. Tetapi, bukan juga sebagai kewajaran jika ada yang lebih baik untuk dituju. Namun, kita malah mengambil hal yang seharusnya dihindari. Kadangkala, juga  menjadikan tameng suatu keadaan yang dialami sebagai hal kewajaran untuk melakukannya. Tidak dapat dipungkiri juga semua pernah melakukannya.


    Tak ada yang benar-benar murni dalam diri manusia ketika memiliki ambisi, selalu ada pola pikir lain untuk menuju apa yang diinginkannya. Menjadi egois tanpa memikirkan orang lain. Fokus pada dunia yang dimiliki. Keadaan ini juga semua pernah mengalaminya.




    Semua pernah mengalaminya dalam kehidupan masing-masing atas segala perilaku yang dianggap kewajaran. Perbedaannya hanya soal waktu. 

Ada yang berada di masa lampau, ada yang berada di masa datang, ada juga yang hanya berada dalam pikiran semata karna ia hanya berani menjadikannya sarang di dalam otaknya tanpa perlu tindakan, atau bahkan ia melakukan dengan pekerjanya orang lain.

    

    Dalam kehidupan ini semua memiliki porsi masing-masing, mau seperti apa hidup ini tergantung bagaimana cara kau menerima apa yang telah terjadi pada kehidupanmu.

0 Comments:

Posting Komentar

Salam cinta, mari berdiskusi di kolom komentar!