12 Tenses dengan Lagu Gaby Pernah Ada yang Mudah dipahami

 


LAGU – GABBY PERNAH ADA

 

TENSES

I eat getuk (Simple Present S+V1+Object)

I am eating getuk (Present Continous/Progressive S+to be+V-ing+Object+Time Signal)

I have eaten getuk (Present Perfect  S+Have(I, You, They, We)/Has (She, He, It)+V3)

I have been eating getuk (Presen Perfect Progressive/Continuous S+Have+Been+V-ing)

 

Reff       

I ate getuk (Simple Past S+V2)

I was eating (Past Continous/Progressive S+Was/Were+Ving)

I had eaten getuk (Past Perfect S+Had+V3)

I had been eating getuk  (Past Perfect Progressive/Continuous S+Had+Been+V-ing)

 

I will eat getuk (Simple Future S+Will+ V1)

I will be eating getuk (Future Progressive/Continuous S+ Will+To be+ V-ing)

I will have eaten getuk (Future Perfect S+Will+Have+V3)

I will have been eating getuk (Future Perfect Progressive/Continuous S+ Will+ Have+ Been+ V-ing)

Continue reading 12 Tenses dengan Lagu Gaby Pernah Ada yang Mudah dipahami

Puisi tentang Ketimpangan Negeri



ELEGI NEGERI

Oleh: Mya Veronica

 

Sejarah sudah menengadah

Arahkan langkah agar tak salah

Bisikan nyanyian takdir agar berpikir

Perihnya, manusia terlalu kikir

 

Terlepas dari congkaknya pribadi

Manusia pula haus eksistensi

Hidupkan diri dengan ironi

Hingga lupa diri

 

Apes, na'as!

Neraka sudah di depan mata

Elit berduit pongah bersama duit panas

Melucuti diri bergoyang dengan hasrat membara

 

Alit hanya bisa pasrah

Lihat elit sedang serakah

Ah, salah

Melihat pula mendapat pasal

Kritik pun tak boleh asal

 

Ha ha ha ...

Ketawa bangga pion tertinggi

Sebab sejarah sudah tak lagi dipeduli

Roboh pula negeri ini

 

Tulungagung, 3 April 2020


Continue reading Puisi tentang Ketimpangan Negeri

Bukan Akhir Bagimu

   



  Sebuah tulisan sederhana untuk engkau yang sedang bersedih merasa susah dan linglung sampai tak tahu arah.

    Ini bukan akhir dalam sebuah perjalanan. Sebab itu, tabahkanlah hatimu kawan. Kehilangan yang sedang menggrogotimu, menghina, dan mengejekmu. Biarkanlah mereka seperti itu. Aku yakin, akan ada pelangi indah yang menantimu, membawa engkau pada kebahagiaan yang kau nantikan.


    Memang, yang terlihat tabah sebenarnya remuk di dalamnya. Tapi, tidak untuk engkau. Manusia terkuat yang mendapat cobaan berkali-kali. Kau tak perlu risau jika engkau merasa sendiri. Kamu masih ada kami yang memberimu semangat dan menemanimu. Jangan takut akan kesendirian, karna tak ada kata sendiri selagi kami di sini. Berada di sampingmu, berjuang bersamamu mencapai puncak kemenangan atas ujian yang kita lewati.


    

Kawan, jika kau ingin menangis, menangislah sekencang-kencangnya. Tak apa air mata berjatuhan, menganak pinak dan bergelimangan membasahi wajahmu. Menangis bukan berarti engkau lemah kawan. Hanya meredakan kepahitan yang berembun di mata. Tidak salah untuk menangis, karna menangis bukan tanda untuk menyerah. Hanya ingin berserah pada Sang Maha Kuasa, melebur rasa sedih ini dan dicurahkan pada-Nya.

    

    Ingat sekali lagi, kawan! Ini bukan akhir bagimu. Kau terlalu disayang pada Sang Pencipta sampai mendapat ujian yang kau rasa bertubi-tubi. Namun, jangan sampai lelah untuk menjalani roda kehidupan ini. Aku tahu ini adalah titik nadzirmu. Titik terendahmu sampai tak bisa berkata apapun untuk menanggapinya. Sampai tak tahu ke arah mana harus melangkah. Linglung, benar sangat linglung dan sudah tak tahu arah.


    Ingat, kawan! Engkau tak sendirian. Jangan merasa bahwa ini akhir segalanya dan harus mengakhiri nyawa kehidupanmu. Tengoklah sampingmu, kami memegangi tanganmu, mengajakmu bangkit. Namun, jika kau merasa cukup lelah dan butuh istirahat kami menunggumu. Menunggu engkau untuk pulih atas rapuh yang kaurasakan.


    Kau tahu? Aku akan tetap berkali-kali mengatakan kepadamu "Kami di sampingmu akan menemanimu! Kamu tidak akan merasa sendirian. Karna kami akan menjagamu untuk pulih."

Continue reading Bukan Akhir Bagimu

How to be a Writer

     


    Everyone want to be writer. Yea! A writer for their journey or people that want to share their story. Fiction or nonfiction, real or imagination, opinion, or fact. Its about all the words in your mind that want to express in the text.

How to be writer?

    First step is you must be reader. Try to be a good reader that can build your critical thinking and your imagination. Be reader also make you easy to learn how build some sentences or one paragraph that unity, each other of sentences have relation.

    Book that read will give you more knowledge. Its can make you to open your mind. Good for you when read a book then you try to discuss with your friend. It can make to more understand the book and will give a new concept for that.

    No one be writer before try to be reader. Because read and write is two activity that related each other and have a role mutually useful. The point read and write is knowledge, share and search.

   Second step is write. Write you read, write the difficult words that you don't know the meaning when you read. Write your idea in your mind. Don't be shy to reveal your idea. Write it! Before you forget.

    Writing is more delight when you write about what you love it. Also reading. It is difficult for the first time but, when you continue what you write it so pleased and make you feel so happy. Writing is good for your mental health, the way you give expression what you feel is writing. You will have to benefit, first for study to be writer and the second for your mental health.

    Third step is continuity. Write is activity that need repetition to build the ability. Without continuity your ability in writing unchanged. There is no power in your writing. Just so so, nothing special. You will imitate the book that you read but zero for your characteristic in writing.

    More and more for you to remember is to be a writer your writing  represent yours. What you writing is what you mind, so will describe your self. Continuity in writing is the difficulties step because we must fight with our laziness. Lazy is the enemy for writer.

Fourth step is make community. To grow your ability in writing, you have to create a community that support your activity. In the writing' community you can discuss the difficulties that you have. Support, new knowledge, discussion are what you needed. The kind of writing is too many, every era will create new model or kind writing. So community here so meaningful for study and build the ability.

The last step is build your self to be positive person. Don't give up when your writing there is no reader. Write and read more and more. Branding your self that you are a writer also needed. Little by little you will have your reader.




Continue reading How to be a Writer

Luncurkan Buku Saku, MWCNU Rejotangan Berharap Amaliyah NU Tetap Lestari

 



    Hari ini pun sudah digemborkan tentang masyarakat Indonesia yang perlu meningkatkan kemampuan berliterasi, bukan? Mari kita membaca. Membaca buku utamanya buku dengan syarat keilmuan agar memberikan nutrisi bagi kita para pelajar. MWCNU saja sudah menjawab tantang literasi saat ini dengan menerbitkan Buku Risalah Doa, lalu kapan kita menjawab tantangan itu?

    Pada bulan Syawal, setelah mengadakan sowan (Bekunjung ke rumah) ke rumah-rumah pengurus MWCNU Rejotangan dan Alumni Ketua IPNU IPPNU, PAC IPNU IPPNU Rejotangan mendapatkan hadiah menarik berupa kabar gembira dari Ketua Suriah MWCNU Rejotangan yaitu, Kyai Samsudin Nur. Dalam kabar gembira itu Mbah Din dikenalnya menyebutkan jika MWCNU Rejotangan telah memiliki sebuah buku saku "Risalah Doa", yang mana dalam buku saku "Risalah Doa" berupa amaliyah-amaliyah Nahdlatul Ulama yang sangat berguna bagi kehidupan sehari-hari.


    Pada bagian awal buku ini menerangkan jika buku saku ini bukan buku yang bahannya dengan mudah dicari di internet, melaikan berdasarkan rujukan yang shohih berupa kita dan  kyai-kyai dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Sehingga buku saku "Risalah Doa" bukanlah buku sembarangan yang asal buat. Ada rujukan yang jelas yang memiliki sanad.


    Awal pembuatan buku ini, dikarenakan munculnya keinginan dalam melestarikan apa-apa yang ada di Nahdlatul Ulama baik amalan-amalan yang ada di dalamnya. Ketua Rais Syuriyah MWCNU Rejotangan berharap dengan adanya buku ini dapat membantu para warga NU untuk menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Buku saku Risalah Doa sangat simpel dan mudah dibawa kemanapun sehingga benar-benar efisien bagi kita semua untuk menggunakannya. 


    Buku kecil namun berbobot ini, bukan sekadar buku biasa. Melalui buku Risalah Doa inilah sebagai warga NU belajar untuk memahami dan belajar tentang doa dan amaliyah. Bisa dibilang kecil-kecil cabe rawit. Pedasnya sangat terasa, pedas akan wawasan keilmuannya.


    Tidak hanya akan mengeluarkan satu buku Risalah Doa, karna selanjutnya akan ada buku baru yang terkait dengan Risalah Doa. Lebih luas lagi ilmu yang akan disebar. Berdasarkan penerbitan buku ini, secara tidak langsung warga NU di-notice untuk lebih banyak membaca. Utamanya membaca buku yang memiliki segudang ilmu apalagi buku yang memiliki sanad jelas dari penulisnya. Sehingga tidak diragukan lagi ilmu yang akan diserap.


    MWCNU Rejotangan sudah menjawab tantangan era sekarang dalam bidang literasi dengan membuat Buku Risalah Doa untuk melestarikan amaliyah Nahdlatul Ulama, maka saatnya kita juga menjawab tantangan itu. Kapan akan kamu lakukan?

Continue reading Luncurkan Buku Saku, MWCNU Rejotangan Berharap Amaliyah NU Tetap Lestari

Sukses Season 1 dan 2, Drama China The Eternal Love Season 3 akan Tayang Juni Mendatang




    Setelah berhasil dengan drama ke satu dan kedua, The Eternal Love season 3 akan tayang 16 Juni mendatang. Tidak disangka, drama kerajaan yang berputar pada time traveller ini disukai oleh penontonnya. Bahkan, chemstry pemeran utama perempuannya sebagai Qu Xiao Tan /Qu Tan Er yang diperankan oleh Liang Jie dengan pemeran utama prianya sebagai Mo Liang Cheng yang diperankan oleh Xing Zhao Lin ini sangat kuat. Sehingga, para penonton drama The Eternal Love mengharap keduanya sebagai pasangan resmi dalam dunia nyata. Saking kuatnya chemestry keduanya, penonton selalu mengharapkan keduanya memiliki project bersama kembali. Ini kemudian menjadi harapan nyata di tahun 2020 keduanya memiliki garapan project bersama yakni drama modern yang berjudul You Are My Destiny.

The Eternal Love season 1 dan 2 dimulai dari 2017 sampai 2018, dua tahun berturut-turut mereka memiliki project bersama.


    Menengok ulang bagaimana awal cerita The Eternal Love season pertama yang menceritakan pemeran utama wanita dari dunia modern terjebak ke dalam tubuh dirinya yang ada di dunia kerajaan. Qu Xiao Tan dalam dunia modern sebagai agen penjual rumah tiba-tiba berada dalam tubuh Qu Tan Er seorang anak dari selir yang mencoba bunuh diri setelah mendengar kekasihnya Mo Yi Huai menikah dengan kakaknya atas perintah dari Sang Raja. Dalam satu tubuh yang memiliki dua roh itu Tan Er/Xiao Tan bertemu dan dipasangkan oleh pangeran ke delapan Mo Liang Cheng. Sampai romansa keduanya terjalin dengan dibaluti berbagai masalah, perebutan kekuasaan suaminya Mo Liang Cheng dengan mantan kekasihnya Mo Yi Huai, juga masalah lain yang datang dari penguasa kegelapan.

Banyak konflik cerita dan romansa manis di dalam drama The Eternal Love season pertama, jika belum menonton sebaiknya segeralah menonton.

    Lalu, di drama kerajaan The Eternal Love season dua ini, adalah sequel drama pertama yang di mana Xiao Tan dan Mo Liang Cheng sudah mengetahui identitas keduanya kemudian harus terlempar dalam dunia yang berbeda. Xiao Tan kembali ke dunia modern dengan melupakan seluruh ingatannya saat di masa lalu dan tetap menjadi agen penjual rumah  sedang Mo Liang Cheng berada di dunia modern dengan tetap pada ingatannya dan berusaha membuat Xiao Tan ingat akan dirinya. Sampai akhirnya keduanya kembali kepada masa kerajaan dengan permasalahan yakni ada dua Mo Liang Cheng dan satu Xiao Tan/ Qu Tan Er. Konflik tetap ada dengan berbeda sudut pandang.

    Jika season satu dan dua The Eternal Love hampir disebut dalam satu waktu karena dibuat dua tahun berturut-turut, berbeda dengan The Eternal Love Season 3 yang masing akan tayang pada tanggal 16 Juni mendatang.

    Pembukaan drama The Eternal Love Season 3 ini dimulai dengan adanya trailer yang telah ditayangkan oleh WeTv. Pada trailer menyajikan sedikit cerita yang mengejutkan, Xiao Tan dan Mo Liang Cheng kembali pada masa lampau dalam kerajaan yang memiliki peran sangat berbeda. Xiao Tan yang kini masih memiliki ingatan tentang keduanya terkaget ketika dirinya menjadi seorang ratu dengan memiliki kerajaan di mana wanita sebagai menduduki peran-peran penting dalam kerajaan, sedang laki-laki menjadi inferior dari wanita.



Scene di mana Xiao Tan mengintip asrama laki-laki diketahui Mo Liang Cheng hingga pertemuan-pertemuan selanjutnya menjadikan Mo Liang Cheng suami Xiao Tan dan ingatan Mo Liang Cheng kembali, lalu apa yang akan terjadi selanjutnya? Mengapa ada scene di mana Xiao Tan dengan Mo Liang Cheng berperang? Apa yang terjadi ketika ada pasukan kegelapan muncul? Lalu Kenapa Mo Liang Cheng saling beradu pedang dengan sekawannya?

   

    Semua pertanyaan yang ada akan terjawab setelah melihat The Eternal Love Season 3. Siap-siap untuk dibuat penasaran dengan konflik yang ada di drama yang akan tayang Juni mendatang. Bahkan sebelum drama tayang, sudah banyak netizen meminta adanya SEASON 4. Luar biasa! Pengaruh The Eternal Love yang berawal dari adaptasi sebuah novel yang ditulis oleh Fan Que dengan judul Hilarious Pampered Consort: Lord I Will Wait for Your Divorce.

Continue reading Sukses Season 1 dan 2, Drama China The Eternal Love Season 3 akan Tayang Juni Mendatang

Special Happy Eid Al Fitr, Selamat Idulfitri 1442 H "Kita kembali nol-nol dan toleransi, ya"




Allaahu akbar allaahu akbar allaahu akbar. laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil-hamd ...


    Takbir telah dikumandangkan di seluruh penjuru, semua umat muslim bergembira menyambut hari nan fitri. Di mana hari kemenangan bagi kita yang telah menjalani puasa tiga puluh hari lamanya. Para ibu-ibu bersiap menyiapkan kue lebaran, bapak-bapak bersiap-siap berkumandang takbir di masjid, sedang anak-anak dengan suka cita menyambut datangnya hari kemenangan ini. Berbeda para remaja yang membantu kedua orang tuanya. 


    Di lain sisi para pekerja keras yang sedang merantau harus tabah menjalani idulfitri sendiri tanpa keluarga dan sebagian lainnya berjuang tetap melakukan pulang kampung dengan menerjang segala aral. Semua tak lain demi keluarga mereka.


    Hari raya kali ini bukan hari raya seperti biasanya sebab dengan penuh keistimewaan yang menemaninya. Idulfitri dengan wabah yang masih berlanjut dari dua tahun yang lalu, pula bebarengan dengan hari penting umat Kristiani. 

 

Tanggal 13 Mei 2021 bukan hanya tepat tanggal 1 Syawal 1442 Hijriah juga hari di mana kenaikannya Isa Almasih.

    Hari raya penuh toleransi, berdampingan satu sama lain merayakan harinya masing-masing. Betapa membuat kita menjadi rukun dan tentram. Toleransi keagamaan akan sangat lekat pada hari ini dan akan menjadi penanda jika kita adalah umat yang saling toleransi.


    Hari Idulfitri, saling bermaaf-maaf satu sama lain. Melebur dosa yang kadang tak merasa melakukannnya. Melapangkan dada memohon dengan ikhlas maaf kepada sanak saudara dan teman sekitar. Baik teman kerja, teman bermain, teman yang telah menjadi sahabat, teman tapi musuh. Bersama-sama ikhlas memaafkan dan meminta maaf.


    Baik itu yang dibenci atau disayangi tetap adil dan imbang untuk meminta maaf tanpa pilih kasih. Karena kesalahan yang diperbuat juga memiliki efek yang sama. Baik sengaja maupun tidak, baik bercandaan maupun serius tetap sama bukan. Ramadan penuh berkah kini bersambut dengan Idulfitri pernuh toleransi yang indah.


    Obral Kata Veve mengucapkan Selamat Idulfitri 1442, dengan berakhirnya Ramadan semoga kelak kita akan dipertemukan kembali. Memiliki kesempatan lagi untuk menyambutnya dengan rona bahagia di muka dan hati.


Banyak cobaan yang menimpa, malahan seperti kesedihan terus menghantui. Kehilangan silih berganti, bencana di negeri menerpa tiada henti. Berawal dari bulan Januari sampai Mei kini. Tangis lara pecah, namun tetap harus tabah. Bulan Ramadan penuh berkah akan ada rahasia tak pernah terjamah.


Kita manusia penuh alpa, belajar untuk terus berusaha dan berharap pada Sang Pencipta. Berharap hari nan fitri kembali bersih tak hanya dari kesalahan juga bencana yang menimpa. Harap kita semua segera terijabah Sang Maha Kuasa.


Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Tetap semangat menjalani hari yang semua memiliki perbedaan dalam merayakannya. Tetap disiplin protokol kesehatan, utamakan diri dan lindungi orang sekeliling.


Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Minna Wa Minkum Taqabbal Ya Karim ...

Continue reading Special Happy Eid Al Fitr, Selamat Idulfitri 1442 H "Kita kembali nol-nol dan toleransi, ya"

Pencapaian Ramadan Kali Ini Selama Masa Pandemi

    


Ini sudah menjadi Ramdan ke-30, hari terakhir di Bulan Ramadan kali ini. Banyak suka dan duka datang. Kesedihan, kebahagian seakan terlewati begitu saja. Ada yang disangka-sangka dan tak dikira-kira selama satu bulan penuh.


    Ramadan kali ini masih sama dengan tahun kemarin, bergelut dengan pandemi yang menyerang negeri. Masih berkutat berjuang melawan wabah yang tak kunjung reda. Kematian akibat wabah masih saja menghantui. Garda terdepan para petugas kesehatan banyak yang gugur. Masyarakat yang sudah menjaga protokol pun juga gugur.


Dua tahun lamanya berjuang, berharap wabah hilang dengan cepat. 

Meskipun wabah datang di tengah Ramadan, tak membuat kita untuk mengurangi tingkat kekusyu'an dalam beribadah bukan?


    Wabah bukan lagi penghalang untuk beribadah selama Ramadan. Masih banyak yang bisa dilakukan selama Ramadan. Mengaji melalui media yang disediakan pihak-pihak tertentu karena pematasan peserta. Pembagian sedekah, takjil, menjaga diri mematuhi protokol kesehatan, mengaji di rumah, membantu orang tua. Ini adalah contoh kegiatan yang bisa dilakukan selama pandemi.


Lalu, apa saja yang sudah kalian lakukan Ramadan kali ini selama pandemi?

Sudahkah melaksanakan apa yang sudah kamu rencanakan?


    Jika belum, di hari terakhir ini jadikan Ramadanmu penuh khidmat. Masih belum terlambat untuk menuntaskan Ramadan yang menjadi terakhir di bulan ini. Bersedekah, berinfaq, membaca alquran bisa menjadi pilihanmu untuk beramal.


Apa yang Sangat Disayangkan Ramadan Kali Ini? 


    Banyak hal yang mungkin menjadi kendala Ramadan kali ini tidak terlalu meriah. Sebab pandemi pelarangan mudik dan berkumpul bersama keluarga dibatasi. Hanya bisa bersua lewat telepon genggam. Meski tidak meriah, tetap saja Ramadan kali ini harus disyukuri dan disikapi dengan bijak. Menemui Ramadan saja sudah merupakan anugerah bagi kita. Sebab kita tidak akan tahu kapan kita meninggalkan dunia ini.

    Selain larangan mudik, yang dulu biasanya ada namanya pasan (Berada di pondok pesantren, mengikuti aturan pondok pesantren selama Ramadan dan mengaji kitab bersama santri di pondok pesantren) kini diganti dengan online. Hanya mengaji kitab melalui media YpuTube dan Instagram  yang disediakan oleh pihak pesantren.

    Terawih dengan kapasitas yang terbatas, karena adanya protokol kesehatan. Tidak semua jamaah bisa melaksanakan tarawih di masjid. Pembatasan peserta jamaah menjadi alasan utamanya. Hingga sholat tarawih bersama keluarga inti di rumah menjadi pilihannya.

    Kegiatan kumpul bersama, reuni dibatasi, meski kebanyakan dari masyarakat masih saja melakukan kumpul bersama teman atau reuni tanpa mengindahkan anjuran pemerintah. Kadang peraturan memang dianggap sebagai hal yang bisa dilanggar. Padahal tidak seperti itu konsepnya. Peraturan ada untuk menertibkan.

Apa yang Diharapkan Ramadan Tahun Selanjutnya?

    Jika masih bisa menemui Ramadan tahun depan pastinya akan berharap bahwa wabah segera usai. Menginginkan bisa menimati Ramadan dengan penuh khidmat dan suasana Ramadan lebih terasa.

    Tidak hanya dikalangan kita sendiri, untuk Negara Palestina yang sedang terjajah berharap lekas merdeka. Hingga bisa melaksanakan Sholat Tarawih di Masjidil Aqsa dengan khusyu' tanpa ada ketakutan terkena tembakan oleh tentara Israel. Bahkan dunia mengecam tindakan penyerangan selama Palestina mengadakan Sholat Tarawih.

    Ramadan tahun selanjutnya, agar bisa kumpul dengan keluarga merayakan hari kemenangan dengan meriah dan bersilaturahmi dengan sanak saudara. Sudah dua tahun pembatasan silaturahmi selama lebaran dibatasi hanya sedesa sendiri akibat pandemi yang ada.



Cukuplah Ramadan ini penuh duka dan ketabahan, berharap Ramadan selanjutnya penuh kekhidmatan dan kebahagiaan.
Continue reading Pencapaian Ramadan Kali Ini Selama Masa Pandemi
, ,

Balada Bukber, Niat Temu Kangen menjadi Ajang Pamer Kesuksesan


 

    Bulan Ramadhan sudah berjalan sepertiganya, undangan untuk berbuka bersama masih silih berganti datang. Entah itu buka bersama dan agenda silaturahmi dengan komunitas, organisasi, atau sekolah baik sudah lulus atau pun belum.


    Sayang sekali, agenda buka bersama yang memiliki makna untuk menyambung tali silaturahmi menjadi sebuah tragedi pecahnya konflik. Ini karena tidak lain adu pendapat menentukan agenda buka bersama (bukber) yang akan dijalankan. Baik tentang waktu, tempat, menu, absensi, bisa menjadi masalah yang runyam. Bahkan, ketika agenda buka bersama (bukber) yang sudah dipastikan ternyata menjadi sebuah wacana semata, membuat kekecewaan bagi yang sudah mengharapkan agenda berjalan.


    Paling kacaunya jika antar anggota dan panitia saling menyalahkan atas penghapusan agenda yang akan dijalankan. Hilangnya komunikasi, membuat agenda yang bisa dirancang dengan baik bubar tidak terarah dengan jelas. Menimbulkan pertanyaan tentang kesiapan dari panitia itu sendiri.


    Namun, bukankah ini sebuah agenda rutin? Kenapa tidak membuat panitia tetap saja agar kegiatan buka bersama (bukber) tidak menimbulkan perselisihan yang akhirnya merenggangkan sebuah hubungan pertemanan itu? Bukankah tentang adanya temu kangen adalah harapan bersama? Kenapa menjadi urusan perorangan?


    Permasalahan seperti ini hanya akan memberikan sebuah jawaban. Ya, tentang seharusnya kita sadar akan pertemanan yang telah dibangun. Hingga akhirnya saling bantu membantu mewujudkan sebuah agenda bersama. Komunikasi yang terbuka memberikan pemahaman antar anggota untuk memahami situasi dan masalah yang terjadi sampai menemukan sebuah solusi yang dipikul bersama.


Bagaiamana jika buka bersama (bukber) itu terjadi?


    Jika buka bersama (bukber) itu terjadi, akan terjalin komunikasi antar sesama yang kadang memberikan efek baik juga efek buruk, Efek baik ketika niat buka bersama (bukber) dilakukan semata untuk membuka kembali tali persaudaraan. Benar-benar ikhlas saling merentangkan tangan, menyambut satu sama lain dalam bersaudara, menjaga hubungan untuk tidak menyinggul hal-hal yang memiliki unsur pembicaraan pribadi.


    Kadang kala agenda buka bersama ada, hanya menjadi ajang pamer kesuksesan. Menanyakan temannya tentang apa yang sudah dicapai dan kemudian menujukkan pencapaian dirinya. Ini bukan lagi ajang temu kangen, hanya sebuah ajang dan perlombaan siapa yang terbaik. Menghilangkan niat awal untuk bersaudara.


Lantas ketika buka bersama, apasih hal-hal yang seharusnya tidak dipertanyakan?

Pertama, jangan pernah menanyakan bekerja di mana, lagi ngerjain apa sekarang?

Kedua, Kapan kamu lulus?

Ketiga, Kapan kamu menikah?

Keempat, Kok kamu jadi gini ya? (Terkait fisik)


    4 hal pertanyaan yang harus kamu hindari saat buka bersama karena ini hanya akan menyakiti lawan bicaramu jika pertanyaan tersebut memiliki efek sensitif bagi pendengarnya. Tidak perlu menanyakan hal tersebut sebenarnya kamu akan tahu sendiri, baik dari media sosialnya maupun dari pernyataan sang empunya sendiri.


    Buka bersama bukan ajang pamer penghasilan dan pekerjaan, buka bersama bukan ajang pamer pencapaian. Namun, buka bersama ajang menyambung tali persaudaraan. Tidak hanya untuk sebuah hubungan persaudaraan juga tentang agenda saling bekerja sama untuk mencari pahala dengan bakti sosial dan juga khataman bersama.

Continue reading Balada Bukber, Niat Temu Kangen menjadi Ajang Pamer Kesuksesan
, ,

Konflik Wadas, Bahaya Pertambangan untuk Lingkungan Sekitar



    Mengingat akhir-akhir ini santer terdengan "Konflik Wadas" yang menimbulkan beberapa pertanyaan. Tentang apa masalah awalnya? Apakah hanya tentang bendungan atau tentang pertambangan yang akan dilakukan di desa itu? Kenapa sesama warga saling melapor? Paling hangat menjadi pembicaraan adalah masalah pertambangan yang akan dilaksanakan di Desa Wadas.


    Beberapa hari terakhir konflik yang terjadi di desa Wadas menjadi hal yang sangat menggemparkan publik, karena terdapat 9 korban luka-luka dan 11 penangkapan warga, pengurus LBH Yogyakarta yang dianggap sebagai provokator. Setelah bersitegang antara warga dan aparat kepolisian yang ada di tempat kejadian.


    Konflik ini terjadi lantaran masih ambigunya ganti rugi yang diberikan juga tentang kerusakan apa yang terjadi jika pertambangan bantuan andesit di lakukan di Desa Wadas. Pertambangan ini dicetuskan sebab akan ada pembuatan Bendungan Bener untuk keperluan irigasi petani di sekitar bendungan tersebut. Ditambah lagi terdengar isu tentang adanya sebagian warga yang ikut turut melaporkan warga lain saat warga turun aksi menentang pertambangan di Desa Wadas.


    Masyarakat sekitar memang setuju akan adanya bendungan yang dibangun, warga tidak mempermasalahkan itu, hanya saja yang menjadi awal keributan ketika bahan pembuatan bendungan yakni bantuan andesit yang akan digali di Desa Wadas melalui Pertambangan Batuan Andesit. Ini memunculkan keresahan sebagian warga tentang dampak pertambangan yang akan ada setelah pertambangan ini benar-benar dilakukan. Sampai pada waktu sosialisasi tentang proyek Bendungan Bener dan Pertambangan Batuan Andesit sedikit warga yang datang.

Bukan tentang dampak secara langsung, tetapi dampak seumur hidup tentang bagaimana lingkungan akan tercemar terutama sumber mata air dan ancaman longsor yang bisa datang sewaktu-waktu. Ini benar-benar membuat warga sangat khawatir.

 

    Menurut artikel dari nu.or.id melalui wawancara terhadap Helmy salah satu pengurus PBNU yang mengatakan bahwa seharusnya Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo untuk turut melibatkan diri dalam menengahi konflik antara aparat dan warga.


    Karena bagaimanapun juga tentang pertambangan di Desa Wadas gubernurlah yang menurunkan SK untuk bisa melakukan pertambangan tersebut. Setelah adanya ramai-ramai tentang Gubernur Ganjar pranowo untuk turun tangan, akhirnya gubernur mulai angkat bicara.

    Menurut artikel dari solopos.com yang berjudul Ini Saran Ganjar Terkait Bentrok Aparat & Warga di Desa Wadas, gubernur mengatakan jika dari kabupaten yakni PEMKAB Purworejo harus melakukan sosialisai kembali agar tidak terjadi konflik dan perlu adanya dialog terbuka. Gubernur juga menyatakan bahwa mereka sudah setuju tentang pembangunan Bendungan Bener.


    Namun, yang lebih diungkap dalam penytaan gubernur tentang Bendungan Bener bukan tentang Pertambangan Batuan Andesit yang menjadi akar konflik ini.


    Tentang Bendungan Bener mereka memang bagus jika dibangun, namun untuk pertambangan sangat mengusik warga tentang dampak yang akan dialami oleh warga sekiitar. Bagaimana tercemarnya sumber air?Tentang bagaimana longsor akan menimpa warga.


    Konflik Desa Wadas perlu penanganan serius agar bisa diselesaikan dengan baik. Baik dari pihak warga maunpun pihak aparat. Karena sudah menjadi rahasia umum tentang adanya sekat antara aparat kepolisian dan masyarakat. Konflik Desa Wadas hanya akan menjadi alasan kesekian kali terkait sekat aparat dan warga yang menjadi melebar.


    Membahas kembali secara khusus tentang apa yang akan terjadi tentang dampak pertambangan di lingkngan sekitar, menurut jurnal Al'adl Volume IX Nomor 1, Januari-April 2017 yang berjudul Dampak Pertambangan Terhadap Lingkungan Hidup Di Kalimantan Selatan dan Implikasinya Bagi Hak-Hak Warga Negara yang ditulis oleh Nurul Listiyani bahwa terdapat dampak negatif bagi lingkungan:


1. Dampak pertambangan dalam waktu singkat dapat mengubah bentuk muka tanah dan dengan topografi yang membuat ketidakseimbangan pada sistem ekologi sekitar lingkungan. Pada hal ini munculnya dengan tanda kerusakan lingkungan juga pencemaran lingkungan.


2. Dampak pertambangan juga mengakibatkan penceramaran lingkungan hasil dari proses pertambangan tersebut. Lingkungan menjadi tidak sehat.


3. Pertambangan yang tidak melihat tentang keselamatan kerja juga kondisi geologi bisa mengakibatkan bencana alam semisal tanah longsor, gempa, dan keruntuhan. Banyak sekali berita kecelakaan kerja yang dimana terjadi keruntuhan yang mengakibatkan adanya korban dalam kecelakaan kerja.


Berbagai dampak negatif ini sangat membuat masyarakat cemas di sekitar daerah yang akan dijadikan pertambangan, padahal setiap manusia mendapatkan hak atas lingkungan yang baik dan sehat. Jika dampak ini ada, bukankah telah menyalahi hak manusia untuk mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat?


Source: Solopos.com, nu.or.id, ayosemarang.com

Continue reading Konflik Wadas, Bahaya Pertambangan untuk Lingkungan Sekitar